Terungkap, PSG Ternyata Tak Sepenuhnya "Memiliki" Neymar

Krisna Octavianus - 12 Agustus 2017 21:16 wib
Neymar (Foto: AFP/ALAIN JOCARD)
Neymar (Foto: AFP/ALAIN JOCARD)

Metrotvnews.com, Paris: Pesepak bola termahal di dunia, Neymar bisa semakin kaya usai dibeli oleh Paris Saint-Germain. Pasalnya, PSG tidak punya hak penuh atas pemain asal Brasil itu.

Klub Ligue 1 menandatangani Neymar dengan mahar fantastis 222 juta euro (Rp3,5 triliun) dari Barcelona pertengahan bulan ini. Kesepakatan tersebut dilaporkan membuat banyak pihak kecipratan untung, baik untuk pemain sendiri maupun agennya.

BACA: Stefano Lilipaly Resmi Berseragam Bali United

Namun, Neymar akan menghasilkan lebih banyak uang karena hak gambarnya atau hak atas dirinya tidak disertakan dalam kontraknya bersama PSG. Itu berarti Les Parisien harus membayar ekstra jika mereka ingin menggunakan Neymar di luar aktivitas sepak bola.

"Tidak perlu melakukan perubahan besar karena masalah masa lalu, kontraknya sederhana," kata Gustavo Xisto, pengacara Neymar.

"Tidak ada hak gambar atau hak atas dirinya, hanya kontrak kerja yang mengatur hubungan klub dengan pemain," lanjutnya.

"Ini adalah kontrak standar, yang mengikuti hukum Prancis, yang sangat kaku dan tidak memungkinkan adanya hak atas diri sang pemain. Ini adalah murni gaji 100 persen," tegasnya.

Mengenai hak pencitraan pemain (Image rights), hal ini terbilang sangat penting. Soalnya, kesepakatan ini memastikan bahwa pemain memiliki hak untuk mengendalikan sisi komersial dan eksploitasi dirinya di publik atau media.

Agen bisa membantu pemain menentukan pencitraan seperti apa yang diinginkan dan pihak klub bisa membuat kesepakatan pemain bisa mempertahankan hak pencitraan dirinya dan pihak klub membayarnya, tentunya untuk kepentingan komersial klub.

Neymar dijadwalkan akan melakukan debut bersama PSG melawan Guingamp pada Senin 14 Agustus dini hari WIB setelah penundaan administratif menyebabkan dia gagal melakoni debut melawan Amiens pekan lalu.

 


(KRS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NEYMAR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017