Komentar Indra Sjafri setelah Timnas U-19 Lolos ke Semifinal

Kautsar Halim - 13 September 2017 19:32 wib
Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri saat inspeksi lapangan di Stadion Yangon, Myanmar. (MI/USMAN ISKANDAR)
Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri saat inspeksi lapangan di Stadion Yangon, Myanmar. (MI/USMAN ISKANDAR)

Metrotvnews.com, Yangon: Pelatih timnas U-19 Indra Sjafri mensyukuri kemenangan timnya atas Brunei Darussalam pada laga pamungkas fase Grup B Piala AFF U-18, Rabu 13 September. Kemenangan itu sangat berarti karena telah memastikan langkah timnas U-19 ke semifinal.

"Alhamdulillah, kami lolos semifinal tanpa menunggu hasil pertandingan Vietnam kontra Myanmar malam ini. Terima kasih untuk perjuangan para pemain dan doa bangsa Indonesia kepada kami," ujar Indra dalam rilis PSSI yang diterima Metrotvnews.com seusai laga.

Bukan tugas mudah bagi timnas U-19 untuk memastikan tiket semifinal tersebut. Pasalnya, mereka harus menaklukkan Brunei terlebih dahulu dengan skor telak delapan gol tanpa balas.


Klik: Gebuk Brunei Darussalam, Timnas U-19 Lolos ke Semifinal


Dengan semangat pantang menyerah yang tidak pernah padam. Kemenangan besar itu akhirnya bisa diraih timnas U-19 dengan baik. Pada babak pertama mereka sudah unggul enam gol, sedangkan dua gol tambahannya lahir pada babak kedua.

Muhammad Rafli Mursalim menjadi pemain paling subur karena sukses mencetak hattrick untuk kemenangan timnas U-19. Gol pertamanya lahir ketika laga baru berjalan 43 detik, sedangkan sepasang gol sisanya tercipta pada menit ke-42 dan 45+2.

Empat gol tambahan timnas U-19 dicetak Egi Maulana Vikri dan Witan Sulaiman. Egy mencetak sepasang gol pada menit ke-18 dan ke-23, sedangkan dua gol Witan lahir pada menit ke-41 dan ke-67. Sebiji gol penutup kemenangan Garuda Nusantara diciptakan Hanis Saghara Putra pada menit ke-68.


Klik: Gelar Nobar, Ketum PSSI Senang Timnas U-19 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-18


Jalannya pertandingan didominasi oleh serangan-serangan timnas U-19 sejak laga dimulai sampai dengan berakhir. Brunei bisa dibilang tidak pernah mendapat peluang emas dan selalu kesulitan untuk keluar dari tekanan timnas U-19.

"Sejak awal saya tekankan kepada anak-anak untuk bermain tenang, jangan terburu-buru dan tetap anggap Brunei sebagai lawan yang harus diwaspadai," papar Indra.

Setelah unggul 6-0, Indra melakukan rotasi pemain yang mengejutkan pada babak kedua. Saat itu, Rafli yang sedang rajin mencetak gol malah digantikan oleh Saghara. Kemudian, Feby Eka Putra yang mobilitasnya tinggi sebagai sayap kiri juga diganti Saddil Ramdani.

Ketajaman timnas U-19 tentu berubah dengan adanya pergantian pemain itu. Pasalnya, hanya terdapat dua gol tambahan saja yang tercipta dari sekian banyak peluang emas yang lahir pada babak kedua.

Menurut Indra, rotasi dan perubahan strategi sengaja dilakukan karena kondisi kebugaran Rafli sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan. Ia menjelaskan, timnya menerapkan formasi 4-1-3-1-1, sedangkan pada babak kedua menggunakan 4-3-3.

"Pada babak kedua kami mengubah formasi menjadi 4-3-3, karena mengganti Feby dan masukkan Saddil. Rafli juga kami ganti karena cedera," tutup Indra.

Kemenangan besar atas Brunei membuat timnas U-19 bertengger di puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi 9 poin dan +15 selisih gol. Mereka berhasil menggeser Vietnam dan Myanmar  yang sebelumnya berada di urutan pertama dan kedua.

 


(ACF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TIMNAS U-19
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA DUNIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017