Manajemen dan Fans Minta Penganiaya Banu Diproses Hukum

Farhan Dwitama - 13 Oktober 2017 17:48 wib
Suporter Persita (Istimewa)
Suporter Persita (Istimewa)

Metrotvnews.com, Tangerang : Manajemen Persita dan para fans klub tersebut mengecam keras keributan yang terjadi antara pendukung tim Pendekar Cisadane dan oknum TNI, hingga menyebabkan Banu Rusmana, 17 tahun, meregang nyawa, Rabu 11 Oktober 2017 lalu.

Azwan Karim, Direktur Persita, mengaku telah melakukan langkah-langkah untuk memastikan kejadian tersebut yang menimbulkan korban jiwa, agar mendapat penanganan yang sesuai dengan penegakan hukum dan regulasi persepakbolaan Tanah Air. 

"Walau sejauh ini fokus manajemen tim Ungu pada korban yang meninggal dan luka, namun manajemen telah melakukan langkah-langkah untuk memastikan kejadian ini mendapat penanganan yang sesuai kaidah hukum yang berlaku," kata Azwan Karim dalam keterangan persnya, Jumat 13 Oktober 2017.

Baca juga: Menpora Berharap Kasus Suporter Tewas Diusut Tuntas

Menurut Azwan, pihaknya merasa bahwa insiden kemarin, merupakan sejarah buruk bagi Persita dan pendukung klub tersebut.

"Kami tidak dapat melanjutkan ke babak berikutnya dan yang lebih berat terjadinya insiden yang berujung hilangnya nyawa saudara kami," kata dia.

Pihaknya secara tegas mengecam keras segala bentuk kekerasan yang dilakukan oknum-oknum yang melampaui batas kewajaran. Karena menurut dia, kejadian 11 Oktober kemarin bertolak belakang dengan nilai-nilai keolahragaan yang ada, yakni sportivitas, saling menghargai, pertemanan dan persaudaraan.

Manajemen selanjutnya akan segera melakukan langkah kongkret dengan berkirim surat untuk menceritakan detail kronologis kejadian tersebut.

Baca juga: PSSI Minta Komdis Ambil Keputusan Terkait Suporter Tewas

"Laporan sudah kami layangkan kepada PSSI untuk dapat ditindaklanjuti. Kami ingin adanya enforcement yang tegas terhadap regulasi yang ada terhadap oknum-oknum yang mencederai sepak bola," kata dia.

Tewasnya suporter Persita terjadi usai partai terakhir Persita vs PSMS Medan di babak 16 Liga 2, Rabu 11 Oktober, di Stadion Mini Cibinong, Jawa Barat. PSMS Medan sukses menang 1-0. Laga berlangsung kondusif selama 90 menit.

Sayang, sekelompok pendukung Persita yang tidak puas dengan hasil pertandingan memasuki lapangan dan memprotes panitia pertandingan. Tindakan itu mendapat respons dari suporter yang prajurit TNI dan dikabarkan pendukung PSMS. Bentrok meluas hingga ke luar stadion dan menyebabkan Banu Rusman tewas.

Video: Bhayangkara FC Terancam tak Bisa ke Level Asia
 


(RIZ)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SEPAK BOLA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA INDONESIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 11-12-2017