Ada Grup Neraka di Piala Gubernur Kaltim 2018

Rendy Renuki H - 12 Februari 2018 23:55 wib
Suasana konferensi pers jelang digelarnya turnamen pramusim bertajuk Piala Gubernur Kaltim 2018 (Foto: medcom.id/Rendy Renuki H)
Suasana konferensi pers jelang digelarnya turnamen pramusim bertajuk Piala Gubernur Kaltim 2018 (Foto: medcom.id/Rendy Renuki H)

Jakarta: Turnamen pramusim bertajuk Piala Gubernur Kalimantan Timur (PGK) 2018 akan digelar mulai 23 Februari hingga 4 Maret mendatang. Panitia pelaksana pun telah membagi delapan tim yang berpartisipasi ke dalam dua grup.

Pembagian itu langsung melahirkan grup neraka. Grup B menjadi yang paling panas karena mempertemukan Persebaya Surabaya, Madura United, Persiba Balikpapan, dan Sriwijaya FC.

Duel Jawa Timur di Piala Presiden 2018 akan kembali terulang antara Persebaya dan Madura United. Belum lagi ada tim bertabur bintang, Sriwijaya FC, yang menjadi ancaman serius.

Grup A pun tak kalah panas. Di grup tersebut tergabung Borneo FC, Arema FC, Mitra Kukar, dan Bali United. Arema FC dan Bali United menjadi salah satu tim kuat musim ini. Terbukti, Singo Edan mampu menapaki perempat final Piala Presiden dan Serdadu Tridatu yang masih berjuang di babak semifinal.
 

Baca: Delapan Tim Ramaikan Piala Gubernur Kalimantan Timur


Wakil Ketua Sterring Committe PGK 2018 Yunus Nusi mengatakan, gelaran PGK 2018 dibagi dalam dua grup dan delapan tim untuk efisiensi waktu. Pasalnya, PGK 2018 dijadwalkan selesai sebelum Liga 1 bergulir pada 10 Maret mendatang untuk memberikan waktu tiap tim beristirahat.

"Yang menjadi perbedaan hanya menyoal grup saja. Jika sebelumnya ada tiga grup, maka tahun ini cuma dua saja yang terbagi menjadi grup A dan B yang berisikan masing-masingnya empat klub," tuturnya saat jumpa pers di Hotel Sultan Jakarta, Senin (12/2/2018).

"Soal jadwal sudah disusun sesuai pertimbangan, melihat berakhirnya Piala Presiden 2018 pada 17 Februari dan kick-off Liga 1 pada 10 Maret," sambungnya.
 

Baca juga: Jersey Anyar Borneo FC Tinggalkan Gaya Lama


Rencananya, akan ada tiga stadion yang nantinya digunakan di turnamen PGK 2018. Di antaranya Stadion Batakan milik Persiba, Stadion Segiri milik Borneo, dan Stadion Palaran di Samarinda.

Yunus menuturkan, untuk regulasi kompetisi, tim yang menang dalam waktu normal mendapatkan tiga poin, kalah nol poin, menang dalam adu penalti dua poin, dan kalah adu penalti satu poin. 

Sementara untuk match fee, tim yang menang akan mendapatkan uang Rp125 juta, kalah dalam waktu normal Rp75 juta, menang dalam adu penalti Rp110 juta, dan kalah adu penalti Rp90 juta.

Berikut pembagian grup PGK 2018:

Grup A:

Borneo FC
Arema FC
Mitra Kukar
Bali United

Grup B:
Persebaya Surabaya
Madura United
Persiba Balikpapan
Sriwijaya FC
 

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 

Video: Tim Futsal Iran Juara Piala Asia 2018




(ACF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LIGA 1 INDONESIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA INDONESIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 21-02-2018