Panpel Optimistis Kematian Suporter tak Ganggu Laga Persija di Stadion Patriot

Whisnu Mardiansyah - 05 September 2017 01:23 wib
Suporter setia Persija Jakarta saat mendampingi tim kesayangannya bertanding (MEDIA INDONESIA/ROMMY PUJIANTO)
Suporter setia Persija Jakarta saat mendampingi tim kesayangannya bertanding (MEDIA INDONESIA/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Insiden tewasnya seorang suporter saat laga uji coba Indonesia vs Fiji di Stadion Patriot Candrabaga dinilai tak akan mengganggu jadwal pertandingan Persija Jakarta. Klub asal Ibu Kota itu mengklaim telah mengantongi izin berlaga di Stadion Patriot dari pihak kepolisian.

"Polisi tetap mengizinkan. Polisi mempercayai Panpel Persija," kata Ketua Panitia Pelaksana Persija Jakarta, Arief Perdana Kusumah di Mapolresta Bekasi, Jalan Pramuka Kota Bekasi, Senin 4 September 2017.

Salah satu laga yang menjadi perhatian serius akan terjadi pada 4 November nanti, Persija akan menjamu musuh bebuyutannya Persib Bandung di Stadion Patriot. Panpel mengklaim laga tersebut akan sesuai rencana meski ada insiden kemarin.

"Sangat optimis (laga Persija-Persib) pernyataan dari Pak Kapolres. Pelaku sama sekali enggak ada hubungan dengan kita," ujarnya.

Baca: Seorang Suporter Tewas usai Laga Indonesia vs Fiji

Berkaca dari insiden kemarin, Panpel akan mengetatkan pengamanan di titik-titik pintu masuk stadion. Pola pengamanan dengan ring satu hingga ring tiga.

"Alhamdulilah sudah berjalan lebih dari setengah kompetisi tidak ada kejadian yang signifikan. Saya mengimbau ke depan tidak ada lagi suporter membawa barang-barang berbahaya," tutupnya.

Seorang suporter tewas usai menonton laga Indonesia vs Fiji, Sabtu 2 September. Suporter yang bernama Catur Yuliantono itu meninggal terkena roket suar.

Catur yang tinggal di Duren Sawit itu tewas dalam perjalanan ke rumah sakit Mitra Bekasi Barat. Ia yang berada di tribun timur terkena petasan yang datang dari arah selatan. 


(AZF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LIGA INDONESIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA INDONESIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017