DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Dijatuhkan Sanksi, PSIS Akui Salah

Budi Arista Romadhoni - 11 Juni 2018 23:56 wib
Ilustrasi (Istimewa)
Ilustrasi (Istimewa)

Semarang: Sanksi disiplin dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI kepada PSIS Semarang, atas dua pelanggaran yang dilakukan saat menjamu Mitra Kukar di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jawa Tengah, Senin 28 Mei 2018 lalu. 

Komdis PSSI memjatuhkan sanksi disiplin PSIS karena adanya dua pelanggaran. Pelanggaran pertama, yakni adanya pelemparan botol dari Tribun Timur dan Barat stadion ke dalam lapangan. Oleh Komisi Disiplin PSSI, sanksi yang diberikan adalah denda Sebesar Rp50 juta.

Pelanggaran kedua, PSSI menilai masuknya pelatih PSIS Vincenzo Alberto Annese ke tengah lapangan saat melakukan protes kepada wasit merupakan pelanggaran. Oleh karenanya, PSIS didenda sebesar Rp25 juta.

Baca juga: Inggris Tim Favorit Juara Setelah Brasil

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengaku sanksi tersebut diterima pada tanggal 10 Juni kemarin, pihaknya tidak mengajukan banding atas sanksi tersebut. Manajemen PSIS akan membayar denda sesuai dengan sanksi yang dijatuhkan PSSI.

“Kami mengaku salah dan khilaf. Kami telah menerimanya dan akan memenuhi tanggung jawab kami setelah Lebaran nanti,”ungkap Yoyok saat dihubungi medcom.id di Semarang, Senin 11 Juni 2018. 

Yoyok menjelaskan, pihak manajemen akan segera mendiskusikan masalah tersebut dengan panitia penyelenggara (Panpel) dan suporter. Dia mengungkapkan, selama empat tahun terakhir baru kali ini PSIS Semarang mendapat sanksi Komdis PSSI. 

“Kami pasti akan perbaiki kesalahan. Kami sudah jadwalkan untuk berdiskusi dengan panpel dan suporter, agar tidak terulang,”ungkapnya.

Video: Mohamed Salah Disambut Ribuan Pendukung di Rusia
 


(RIZ)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LIGA 1 INDONESIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA INDONESIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 20-10-2018