Kasus Rasialisme Sterling, Media Dinilai Miliki Peran

Gregorius Gelino - 11 Desember 2018 21:35 wib
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (kanan), bersama pemainnya, Raheem Sterling (AFP/Paul Ellis)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (kanan), bersama pemainnya, Raheem Sterling (AFP/Paul Ellis)

Manchester: Bos Manchester City, Josep 'Pep' Guardiola, mengatakan bahwa media memiliki peran besar untuk menghentikan kasus rasialisme. Pemain The Citizens, Raheem Sterling, menjadi korban terbaru dari pendukung Chelsea ketika kedua tim bertemu, Minggu 9 Desember, lalu.

"Media memiliki tanggung jawab. Anda bisa menulis sesuatu dan menyinggung, membuat konflik, tentu saja. Kekuatan sebenarnya hari ini ada pada media, bukan politisi, bukan pemerintah, tapi media. Itu kenapa media harus melakukan sesuatu," ucap Guardiola dilansir dari Telegraph.

Baca juga: 4 Suporter Pelaku Serangan Rasial ke Sterling Dilarang Datang ke Stadion

Lebih lanjut, Guardiola mengatakan bahwa rasialisme tidak memiliki tempat di kehidupan saat ini. Ia mengungkapkan bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang setara.

"Raheem adalah orang yang luar biasa. Sulit dimengerti kenapa hari ini masih ada serangan ras kepada orang kulit hitam. Kita harus menjaga kesetaraan," pungkasnya.

Menanggapi kasus rasialisme yang menimpa Sterling, Chelsea telah mengambil tindakan. The Blues melarang empat orang yang melakukan tindakan rasisme kepada Sterling untuk menonton timnya langsung di stadion.

Video: Preview Liga Champions: Liverpool vs Napoli

 


(ACF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LIGA INGGRIS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA INGGRIS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-01-2019