Tampil Dominan, Inter Gagal Taklukkan Milan

Achmad Firdaus - 05 April 2018 01:42 wib
Aksi kapten Milan Leonardo Bonucci saat berduel udara dengan striker Inter Mauro Icardi di laga derby Milan yang berakhir imbang 0-0 (Foto: AFP PHOTO / MIGUEL MEDINA)
Aksi kapten Milan Leonardo Bonucci saat berduel udara dengan striker Inter Mauro Icardi di laga derby Milan yang berakhir imbang 0-0 (Foto: AFP PHOTO / MIGUEL MEDINA)

Milan: Grande Partita antara dua tim sekota AC Milan versus Inter Milan di pentas Serie A berakhir antiklimaks. Inter yang tampil dominan atas Milan, gagal meraih kemenangan dan harus puas dengan skor imbang 0-0.

Meski berstatus sebagai tim tamu pada laga derby Della Madonninna di San Siro, Rabu 4 April 2018, Inter justru tampil penuh percaya diri. Bermodalkan dua kemenangan beruntun di Serie A --mencetak delapan gol tanpa sekalipun kebobolan--, pasukan Luciano Spalletti langsung mengambil inisiatif serangan.

Berbeda dengan Inter, Milan yang datang dengan membawa modal kekalahan 1-3 dari Juventus di akhir pekan, terlihat tampil grogi dan beberapa kali melakukan kesalahan di daerahnya sendiri.

Tekanan yang dilancarkan Mauro Icardi dkk baru berhasil mengancam gawang Milan pada menit ke-18. Antonio Candreva melepaskan tembakan keras dari kotak penalti yang sayangnya masih tepat mengarah ke Gianluigi Donnaruumma.
 

Baca: Mengintip 10 Gol Indah Cristiano Ronaldo


Milan yang perlahan mulai bisa mengimbangi Inter, membalas tiga menit kemudian. Tendangan bebas Hakan Calhanoglu ke mulut gawang sedikit berbelok arah usai mengenai kepala Leonardo Bonuuci. Namun, Samir Handanovic masih bisa menepis bola yang meluncur ke pojok gawangnya.

Teknologi video asisten wasit (VAR) memakan korban pada menit ke-37. Kubu Inter dibuat kecewa oleh teknologi yang memanfaatkan video rekaman ulang untuk membantu wasit mengambil keputusan. Gol Mauro Icardi harus dianulir karena terbukti pemain asal Argentina itu terperangkap offside saat menerima umpan Antonio Candreva.

Dengan dianulirnya gol Icardi, babak pertama kedua tim harus diakhir dengan skor kacamata alias 0-0.

Inter kembali memulai babak kedua dengan lebih baik dari Milan. Mereka bahkan nyaris mencetak gol pada menit ke-57 andai Icardi lebih fokus dalam mengeksekusi bola. Menerima umpan manis dari Candreva di muka gawang, Icardi justru membuang peluang yang sudah 90 persen gol. Sontekannya di muka gawang malah menyamping.

Meski terus tertekan, Milan sempat mencuri gol pada menit ke-67 lewat tendangan salto Patrick Cutrone. Namun, gol tersebut juga tidak dihitung wasit karena penyerang 19 tahun itu berada dalam posisi offside.

Memasuki 20 menit terakhir laga, allenatore Milan Gennaro Gattuso melakukan perubahan dengan memasukkan Nicola Kalinic dan Manuel Locatelli untuk menggantikan Cutrone dan Riccardo Montolivo.
 

Baca juga: Nathan Muskitta, Pemuda Indonesia di Akademi West Ham United


Di lain kubu, Spalletti merespons dengan menarik Rafinha dan memasukkan Borja Valero untuk menambah kreativitas di lini tengah. Eder juga dimasukkan di 15 menit terakhir untuk menambah daya gedor.

Kendati sudah melakukan sejumlah perubahan, namun baik Milan dan Inter masih sama-sama kesulitan mencetak gol. Imbasnya, skor 0-0 tidak juga berubah hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga.

Inter pantas kecewa dengan hasil ini lantaran mereka tampil jauh lebih baik dari Milan. Mereka tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 56%, dan punya setidaknya tiga peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol oleh Icardi menjadi gol.

Dengan hasil ini, Inter gagal menyalip Roma di posisi tiga. I Nerrazzurri yang mengoleksi 59 poin tak beranjak dari posisi empat dengan selisih satu poin dari Roma. Sedangkan Milan, peluang mereka untuk bertarung memperebutkan tiket ke Liga Champions masih cukup berat. I Rossoneri masih terpaku di posisi enam dengan koleksi 51 poin, atau tertinggal delapan poin dari Inter di posisi terakhir zona Liga Champions.

Susunan Pemain:
AC Milan: 
G Donnarumma; Calabria, Bonucci, Romagnoli, Rodriguez; Kessie, Montolivo/Locatelli ('69), Bonaventura/Borini ('82); Suso, Calhanoglu, Cutrone/Kalinic ('69)

Inter Milan: Handanovic; Cancelo, Miranda, Skriniar, D'Ambrosio; Gagliardini, Brozovic; Candreva/Eder ('76), Rafinha/Valero ('71), Perisic; Icardi

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Standing Ovation Juventini untuk Ronaldo



(ACF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG AC MILAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ITALIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 23-04-2018