DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Chant Rasis Fan Milan yang Berujung Denda

Rendy Renuki H - 17 April 2018 10:42 wib
Fan AC Milan (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
Fan AC Milan (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)

Milan: AC Milan di denda 10.000 euro (Rp170 juta) karena fan mereka menyanyikan chant rasis saat pertandingan kontra Napoli, Minggu 15 April. Para pendukung Rossoneri menyanyikan chant anti-Neapolitan sepanjang laga yang berkesudahan 0-0 tersebut.

Fan Napoli memang kerap dibenci oleh beberapa basis suporter Serie-A. Sikap tak pandang bulu membuat fan Napoli tidak disukai suporter lainnya yang sering mengejek dengan nyanyian berdasarkan teritorial.

Maklum, Neapolitan memiliki sejarah kelam, di mana terletak kota Pompeii. Dahulu, banyak rumah pelacuran berdiri di kota pelabuhan tersebut, sebelum dihanguskan oleh erupsi gunung Vesuvius.

Klik: MU Takkan Belanja Jor-joran pada Musim Panas


Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) telah merilis laporan pelanggaran disiplin di giornata ke-32. "Fan Rossoneri telah di denda karena menghina dengan chant berdasarkan asal teritorial," bunyi pertanyaan FIGC.

Sebelum Milan, saudara sekota, Inter terlebih dahulu menerima denda yang sama pada 13 Maret lalu. Fan Inter pun diketahui menyanyikan chant anti-Neapolitan saat tim mereka menjamu Napoli di Giuseppe Meazza.

Nyanyian rasis memang dilarang dalam pertandingan sepak bola, seperti tertuang dalam Statuta FIFA. Pasalnya, chant yang dikenal dengan sebutan "Nyanyian Vesuvius" itu menyinggung asal-usul orang Napoli dan masyarakat wilayah Italia Selatan.

Selain lekat dengan sejarah kelam kota Pompeii, Napoli yang berada di wilayah Selatan dianggap kalah bersaing dengan sejumlah kota di wilayah Utara. Daerah Italia Selatan dinilai tertinggal secara ekonomi dari beberapa kota seperti Milan, Turin, hingga Roma. (Football-Italia)

 


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG AC MILAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ITALIA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 24-09-2018