DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 47.877.961.729 (23 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Cederai Neymar, Zuniga Masih Terima Ancaman Pembunuhan

Achmad Firdaus - 21 Juli 2014 05:17 wib
Momen saat Zuniga menghantam tulang belakang Neymar (AP Photo/Manu Fernandez)
Momen saat Zuniga menghantam tulang belakang Neymar (AP Photo/Manu Fernandez)

Metrotvnews.com, Bogota: Insiden benturan antara Juan Camilo Zuniga dengan Neymar da Silva sudah lewat, namun pemain Kolombia itu masih saja mendapatkan teror. Zuniga mengaku masih mendapat ancaman pembunuhan.

Zuniga diketahui membuat Neymar mengalami cedera patah tulang belakang saat Kolombia menantang Brasil di babak perempat final Piala Dunia 5 Juli lalu. Aksi Zuniga tersebut memaksa Neymar harus absen hingga Piala Dunia berakhir.

Pasca-insiden tersebut, pemain yang merumput bersama Napoli tersebut mengaku mendapat banyak teror, dan ancaman tersebut masih diterimanya, meski insiden tersebut sudah berlalu sekira dua pekan.

Zuniga bahkan harus menyewa jasa pengamanan (bodyguard) untuk menjaga diri dan keluarganya. Hal ini dilontarkan ayah dari Zuniga saat diwawancarai Lancenet.

"Kami mendengar komentar buruk dan ancaman lewat telepon dan email. Mereka gila dan mengirimkan pesan-pesan yang kasar. Sebagai orang tua, saya cemas, bukan hanya cemas kepadanya (Zuniga), tapi juga istri dan putrinya. Saya harap mereka (pelaku) segera melupakan hal ini dan move on," ujar sang ayah.

"Neymar telah membebaskannya dari tanggung jawab - anak saya tidak bersalah. Dia sama sekali tidak punya niat jahat (kepada Neymar). Apa yang terjadi pada Neymar dialami semua pemain, cedera adalah bagian dari sepak bola," lanjutnya.

Pelaku teror ini nampaknya kecewa Neymar tidak bisa tampil di laga semifinal sehingga membuuat Brasil dipermalukan Jerman dengan skor mencolok, 1-7.


(ACF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PIALA DUNIA 2014
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PD)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 24-10-2018