DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 14.332.438.005 (21 AGUSTUS 2018)

Piala Dunia 2014 Beri Contoh Buruk Soal Penanganan Gegar Otak

Basuki Eka Purnama - 17 Juli 2014 09:08 wib
REUTERS/Francois Xavier Marit
REUTERS/Francois Xavier Marit

Metrotvnews.com, Boston: Penyelenggara Piala Dunia 2014 disebut gagal melakukan protokol gegar otak yang mereka buat sendiri. Hal itu dikatakan pakar cedera gegar otak asal Amerika Serikat Chris Nowinski.

"Saya khawatir mengenai banyaknya anak-anak yang akan mengikuti teladan para pemain ini. Masalahnya bukan hanya satu atlet yang cedera namun jumlah itu dikalikan 1 juta. Mereka memberi contoh bahwa cedera ini tidak masalah," ujar Nowinski.

Beberapa kali dalam perhelatan Piala Dunia 2014, pemain yang terlihat jelas mengalami gegar otak terus bermain. Padahal, para dokter menyebut hal itu bisa menyebabkan sang pemain mengalami kerusakan otak permanen.

Di laga final, gelandang Jerman Christoph Kramer tetap bermain setelah beradu kepala dengan pemain belakang Argentina Ezequiel Garay. Kramer kemudian akhirnya harus dibantu meninggalkan lapangan dan mengaku tidak ingat apa yang terjadi pascabenturan kepala itu, tanda-tanda gegar otak.

"Jika memang ada protokol soal gegar otak, protokol itu tidak dijalankan," tegas Nowinski. (Reuters)


(BAS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PIALA DUNIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PD)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 22-08-2018