DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 41.062.067.101 (16 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Apa yang Salah dengan Chelsea?

Alfa Mandalika - 06 Februari 2018 12:14 wib
Skuat Chelsea setelah dikalahkan Watford. (Foto: AFP/Glyn Kirk)
Skuat Chelsea setelah dikalahkan Watford. (Foto: AFP/Glyn Kirk)

Jakarta: Chelsea menelan pil pahit. Kali ini, Watford menjadi momok bagi The Blues.

Situasi kian pelik lantaran ini kekalahan kedua beruntun yang dialami juara bertahan. Lebih memalukan lagi, Chelsea dikalahkan dengan klub yang notabene kualitasnya masih di bawah klub asal London itu.

Awal Februari, Chelsea menyerah di tangan AFC Bournemouth. Kejadian itu terjadi di depan puluhan ribu pasang mata fan Stamford Bridge. Kendati mendominasi pertandingan, Bournemouth mampu memaksa Thibaut Courtois memungut bola sebanyak tiga kali di gawangnya sendiri.

Lima hari berselang, giliran Watford yang membuat Chelsea tak berdaya. Empat gol dilesakkan pemain Watford untuk mengoyak gawang Courtois. Chelsea hanya membalas satu gol melalui aksi Eden Hazard.

Situasi ini lantas memunculkan isu Antonio Conte bakal didepak. Namun, Conte tetap tenang dan menanggapi santai isu yang beredar.

Baca: Chelsea Kalah Telak di Kandang Watford


"Saya tidak khawatir. Besok adalah hari baru. Mungkin saya akan tetap melatih Chelsea, mungkin juga tidak," ujar Conte seusai pertandingan.

Menyalahkan Conte rasanya terlalu naif. Sebab, hasil minor yang didapat The Blues tak lepas dari tanggung jawab semua pemain. Kita bisa melihat dari berbagai sisi. 

Pertama, ada kemungkinan gagalnya mendapatkan pemain idaman membuat Conte tidak bisa memaksimalkan strategi yang sudah disiapkan. Lalu, masalah cedera pemain dan inkonsistensi para barisan pertahanan. Berbagai faktor tersebut sedikit banyak bisa memengaruhi performa Chelsea pada musim kedua di bawah asuhan Conte.

Saat ini, Chelsea memang diperkuat oleh pemain berkualitas. Akan tetapi, tugas berat tampaknya menumpuk di pundak Eden Hazard. Tidak bisa dipungkiri, gelandang internasional Belgia itu menjadi andalan Chelsea. Selain tampil sebagai motor serangan, Hazard acap menjadi pembeda.

Baca: Fakta Menarik Kekalahan Telak Chelsea dari Watford


Situasi itu bisa terjadi karena Chelsea kekurangan stok striker. Alvaro Morata yang digadang-gadang bisa bersinar ternyata belum mampu beradaptasi dengan cepat. Sempat memberikan asa pada awal-awal bergabung, tetapi eks Real Madrid itu lebih sibuk mengurusi cedera yang dideritanya. 

Faktor lain yang tak kalah penting ialah barisan pertahanan. Sudah jelas, sisi pertahanan harus menjadi evaluasi tim. Berdasarkan statistik yang dihimpun, Chelsea sudah kebobolan sebanyak 23 kali dalam 26 pertandingan yang sudah dilakoni sepanjang Liga Primer Inggris.

Kerap absennya David Luiz karena masalah cedera bisa dibilang menjadi faktor kurang solidnya lini belakang Chelsea. Praktis Cesar Azpilicueta dan Gary Cahill yang bahu membahu menggalang pertahanan.

Well, Chelsea bisa berharap dengan kedatangan Olivier Giroud yang baru diboyong pada bursa transfer musim dingin. Setidaknya, pemain asal Prancis itu bisa memainkan peran yang belum bisa dimaksimalkan oleh Morata.

Selain itu, Conte sepertinya bisa mengkaji lagi apakah formasi menempatkan tiga bek masih relevan saat ini. Sebab, fakta yang terjadi, Chelsea masih berada di peringkat empat dengan mengantongi 50 poin atau terpaut 19 poin dari pimpinan klasemen sementara Manchester City.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Puan Minta Test Event Dioptimalkan untuk Uji Kesiapan Wisma Atlet


(ASM)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LIGA INGGRIS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA SUDUT
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 17-10-2018