Sektor Tambang Gerus Gerak IHSG

Ade Hapsari Lestarini - 13 September 2017 16:23 wib
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Ismar Patrizki)
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Ismar Patrizki)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga penutupan akhir perdagangan sore ini tak mampu mempertahankan penguatannya. IHSG keok karena minimnya sentimen positif.

Pantauan Metrotvnews.com, Rabu 13 September 2017, IHSG ditutup merosot 26,643 poin atau setara 0,454 persen ke posisi 5.845. Pada bel pembukaan, IHSG berada di level 5.860.

Volume perdagangan saham hingga sore ini tercatat sebanyak 9,2 miliar lembar saham senilai Rp6,7 triliun. Sebanyak 123 saham menguat, 212saham melemah, 95 saham stagnan, dan terjadi 334.821 kali frekuensi.

Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 berbalik melemah 4,75 poin atau setara 0,5 persen ke posisi 973. Sedangkan indeks saham syariah JII juga melemah 4,74 poin atau setara 0,6 persen ke 740.

Sore ini, sektor tambang menjadi salah satu penyebab melemahnya IHSG, yakni anjlok hingga 67,75 poin atau setara 4,5 persen. Sedangkan sektor yang paling menguat masih dipegang dari agri sebesar 18,70 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melesat Rp600 ke Rp51.200, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp325 ke Rp15.300, serta PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik Rp300 ke Rp7.150.

Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Bukit Asam Tbk (PTBA) anjlok Rp2.100 ke Rp10.075, PT United Tractors Tbk (UNTR) jeblok Rp1.225 ke Rp30.375, serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) merosot Rp825 ke Rp19.350.

"IHSG kami perkirakan bergerak menguat seiring sentimen bursa global, serta mayoritas indeks regional Asia," demikian prediksi Samuel Research Team dalam hasil risetnya Rabu 13 September 2017.

Mereka mengatakan, dari domestik hasil survey Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dirilis kemarin, menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK sebesar 68,3 persen, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, sehingga menambah respons positif di pasar saham.


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG IHSG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BURSA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 26-09-2017