Dua Saham Pendatang Baru Melejit

Annisa ayu artanti - 18 September 2018 11:32 wib
Peluncuran saham perdana PT Pratama Abadi Nusa Industri dan PT Arkadia Digital Media di BEI, Jakarta. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti.
Peluncuran saham perdana PT Pratama Abadi Nusa Industri dan PT Arkadia Digital Media di BEI, Jakarta. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti.

Jakarta: Saham dua perusahaan yang baru melantai di bursa hari ini, PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk dan PT Arkadia Digital Media Tbk, melejit. Kedua saham emiten anyar itu meroket masing-masing 69,44 persen dan 70 persen.

PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk melepas saham maksimal sebanyak 150 juta lembar saham. Pada saat perdana listing, saham perusahaan berkode emiten PANI ini meningkat 75 poin dari harga penawaran Rp108 menjadi Rp183.

Saham perusahaan yang bergerak di bisnis seafood packaging dan processing ini ditransaksikan sebanyak lima kali dengan volume 100 lot. Nilai transaksi yang didapatkan ‎sebesar Rp1,83 juta.

President Director Pratama Abadi Nusa Industri Prilli Soetantyo mengatakan dana dari IPO ini bakal digunakan untuk ekspansi perusahaan.

"Rencananya untuk working capital, kita kan perusahaan kaleng. Akan kita perbesar lagi kalengnya tapi yang inline dengan anak usaha kita," kata Prilli saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 18 September 2018.

Baca juga: Dua Emiten Siap Melantai di Bursa Pagi Ini

Sementara, PT Arkadia Digital Media Tbk menawarkan 150 juta lembar saham. Pada saat listing, saham pengelola portal berita suara.com itu meningkat 140 poin dari harga penawaran Rp200 menjadi Rp340.

Saham berkode emiten DIGI ditransaksikan sebanyak satu kali dengan volume sebanyak satu lot dan nilai transaksi yang didapatkan ‎sebesar Rp34 ribu. Nantinya, dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal dan ekspansi pembelian hardware dan software.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan kedua perusahaan yang resmi tercatat hari ini merupakan perusahaan ke-35 dan ke-36. Ia meminta kepada kedua perusahaan untuk bisa menjadi perusahaan yang bisa dipercaya oleh publik dan dapat menjalin kerja sama yang baik kepada seluruh stakeholder.

"Bursa selalu berpesan kepada kedua perusahaan supaya menciptakan rasa trust kepada publik," tutup Nyoman.


(HUS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EMITEN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BURSA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 22-04-2019