DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.036.079.020 (15 AGUSTUS 2018)

Teror Bom di Riau Bisa Memberi Persepsi Negatif ke Pasar Modal

Dian Ihsan Siregar - 16 Mei 2018 16:49 wib
Ilustrasi. (Foto: MI/Usman Iskandar).
Ilustrasi. (Foto: MI/Usman Iskandar).

Jakarta: Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat menilai aksi teror di Polda Riau bisa meresahkan investor pasar modal sehingga dapat memberi pengaruh negatif ke bursa.

"Ini persepsi saya bilang. Jadi semakin banyak gangguan keamanan yang terjadi. Maka persepsi atas keamanan di negara kita semakin menurun. Persepsi itu mempengaruhi keputusan si Investor," tegas Samsul, di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Samsul memaparkan ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi pandangan investor sebelum berinvestasi di bursa Indonesia, seperti fundamental ekonomi, keuangan perusahaan, hingga tingkat keamanan negara. ‎

"Ini yang sebenarnya kita jaga, supaya investor tidak merasa bahwa investasi mereka di Indonesia bisa terhambat. Jadi capital market itu terkait fundamental sama persepsi yang telah terjadi di publik," tutur dia.

‎Dia menuturkan ekonomi Tanah Air tidak pernah terlepas dari situasi keamanan Indonesia. Hasilnya, efek dari aksi terorisme yang terjadi saat ini cukup memengaruhi kejadian yang ada di pasar.

"Ini yang sebenarnya mendiskon investor untuk saat ini mengambil keputusan untuk menjual (saham) terlebih dahulu," jelas Samsul.

‎Walaupun indeks banyak turun, dia memastikan, penurunannya tidak terlalu parah, karena baru sekitar 7-8 persen. "Itu 7-8 persen dari awal tahun sampai sekarang. Artinya tidak besar, kalau kita bayangkan tiap hari turun 1,2 persen," tutur Samsul.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG IHSG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BURSA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 15-08-2018