DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Produsen Bir Bintang Bagi Dividen Rp627/Saham

Dian Ihsan Siregar - 17 April 2018 16:56 wib
 Presiden Direktur Multi Bintang Indonesia Michael Chin. Medcom/Dian.
Presiden Direktur Multi Bintang Indonesia Michael Chin. Medcom/Dian.

Jakarta: PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) telah mencetak laba Rp1,32 triliun di tahun lalu. Posisi laba naik 35 persen bila dibanding perolehan Rp982 miliar di sepanjang 2016. 

Pencapaian laba tersebut langsung dibagikan kepada seluruh pemegang saham dalam bentuk dividen. Rencana itu pun langsung disepakati oleh ‎‎pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pembagian dividen sebanyak Rp1,32 triliun setara dengan Rp627 per saham. Dividen yang telah diberikan berupa interim sebesar Rp140 per saham, sedangkan sisanya dividen final mencapai Rp487 per saham.

"Jadi dividen pay out ratio kita hampir 100 persen dari 2017. Karena, arus kas kami masih bagus," ucap Presiden Direktur Multi Bintang Indonesia Michael Chin, ditemui di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa, 17 April 2018.

‎Sepanjang 2017, MLBI mencetak pendapatan bersih sebesar Rp3,39 triliun. Pendapatan itu naik empat persen dibandingkan pendapatan bersih sebesar Rp3,26 triliun di 2016.

Kenaikan pendapatan, dia mengaku, didorong dari pertumbuhan double digit dari produk Heineken dan dua produk baru yakni Heineken Light dan Bintang Radler Orange. ‎Strategi perseroan tetap fokus pada pelaksanaan transformasi Multi Bintang menjadi perusahaan multi minuman.

Tak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, lanjut dia, perusahaan juga menyasar pasar-pasar ekspor baru untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Selama tahun lalu, Multi Bintang memulai ekspor bir bintang ke United Kingdom, sebagai tambahan dari pasar ekspor yang sudah ada di Australia, Jepang, dan Belanda. 

"Strategi kita tetap fokus pada pelaksanaan transformasi menjadi sebuah perusahaan multi minuman. Untuk mewujudkannya, kami luncurkan serangkaian produk baru dalam kategori minuman kadar alkohol rendah, sekaligus mengembangkan portofolio minuman non-alkohol," pungkas dia.


(SAW)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BURSA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 25-09-2018