DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.955.605.901 (19 SEP 2018)

Surya Pertiwi Tawarkan Saham ke Dapen, Asuransi hingga Investor Asing

Dian Ihsan Siregar - 16 April 2018 17:38 wib
Direksi PT Surya Pertiwi Tbk. Medcom/Dian.
Direksi PT Surya Pertiwi Tbk. Medcom/Dian.

Jakarta: Perusahaan distributor poduk saniter dan fitting bermerek TOTO, PT Surya Pertiwi Tbk akan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO), dengan melepas 700 juta saham atau setara 26 persen dari modal ‎yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan. Langkah itu dilakukan demi meraih dana segar untuk membayar utang, modal kerja, dan sebagainya.

Selain IPO, perusahaan juga akan melepas saham untuk investor tertentu (‎private placement). Aksi korporasi ini merupakan bagian dari pelepasan saham perusahaan di pasar modal Indonesia yang akan terjadi dalam waktu dekat. Perusahaan akan menawarkan 380 juta saham‎ atau setara 14,07 persen dari modal yang ditempatkan dan setor penuh perseroan.

"Harga (private placement) yang ditawarkan sama dengan penawaran IPO," ucap ‎Direktur Utama PT Ciptadana Sekuritas Ferry Budiman, selaku penjamin emisi efek (underwriter) perusahaan pada saat  IPO, ketika ditemui di Hotel Ritza Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin, 16 April 2018.

Demi mempermudah aksi private placement, dia mengaku, perusahaan akan mengincar investor di sektor dana pensiun (Dapen) maupun asuransi. Tak hanya itu, perusahaan akan mencari investor asing yang memiliki kebutuhan jangka panjang.

"Untuk investor asing yang kita bidik, kita tawarkan lewat agen penjualan internasional. Itu kita lakukan demi jalankan private placement, selain pelaksanaan IPO," ucap dia.

‎‎Surya Pertiwi bakal menjalankan IPO dengan melepas 700 juta saham di harga Rp1.160-1.520 per saham. Dengan begitu, perusahaan akan meraup dana segar hingga Rp812 miliar hingga Rp1,06 triliun.

Dana hasil IPO, Presiden Direktur Surya Pertiwi, Tjahjono Alim mengaku, akan digunakan untuk belanja modal, pembayaran utang dan modal kerja. Perseroan akan menawarkan sahamnya hingga ke luar negeri.

"Strategi perseroan masuk bursa melalui IPO ini untuk memperbaiki struktur modal melalui pelunasan utang dan ekspansi bisnis," terang Tjahjono Alim.


(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG IPO
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BURSA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 20-09-2018