DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.459.578.391 (16 AGUSTUS 2018)

Resmi Melantai, Saham BTPN Syariah Melonjak ke Rp1.200

Dian Ihsan Siregar - 08 Mei 2018 09:55 wib
suasana ketika BTPN Syariah melakukan IPO (Foto: Medcom.id/Dian Ihsan Siregar)
suasana ketika BTPN Syariah melakukan IPO (Foto: Medcom.id/Dian Ihsan Siregar)

Jakarta: PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN) atau BTPN Syariah telah resmi menjadi emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pagi ini. Hal itu lantaran perusahaan telah resmi melepas sebanyak-banyaknya 770,37 juta saham di harga Rp975 per saham.

Pantauan Medcom.id, Selasa, 8 Mei 2018, pada saat saham perdana melantai, saham BTPN Syariah langsung naik 23,08 persen atau setara Rp225 per saham ke posisi Rp1.200 per saham, dari harga penawaran Rp975 per saham. Pada level itu, saham BTPS ditransaksikan sebanyak 421 lot dalam tujuh kali transaksi sehingga nilai yang didapat Rp51,2 juta.

Direktur Utama BTPN Syariah Ratih Rachmawati mengatakan, setelah resmi IPO, perusahaan bisa lebih matang dan lebih terbuka. Menurutnya perjalanan IPO merupakan kesuksesan dari banyak pihak dan diharapkan langkah ini memberi efek positif terhadap laju bisnis di masa mendatang.

"Terima kasih kepada BEI dan lembaga terkait yang sudah membantu kami. Mudah-mudahan kita siap menjadi perusahaan yang lebih terbuka," kata Ratih, di Gedung BEI, Jakarta.

Di tempat yang sama, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat menambahkan, dengan menjadi perusahaan terbuka, bisa diartikan investor memiliki pilihan yang lebih banyak dalam berinvestasi di pasar modal di Indonesia.

"Ini langkah yang baik karena dari perusahaan tertutup jadi perusahaan terbuka. Kami ucapkan selamat bagi seluruh pihak yang telah mendukung (BTPN Syariah) terdaftar di bursa," jelas Samsul.

‎Dengan melepas saham sebanyak-banyaknya 770,37 juta saham di harga Rp975 per saham diperkirakan BTPN akan meraup dana segar lebih dari Rp751,11 miliar dari proses hajatan IPO. Dana segar dari hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk peningkatan volume pembiayaan terhadap segmen prasejahtera produktif.

‎BTPN Syariah berdiri pada 2013. Ruang lingkup kegiatan anak usaha BPTN ini bergerak di bank umum yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah. Sebelum IPO, saham BTPS dimiliki oleh BTPN sebesar 70 persen dan sisanya 30 persen dimiliki oleh PT Triputra Persada Rahmat.


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EMITEN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BURSA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 17-08-2018