Mata Uang Rupiah Melemah Satu Poin

Arif Wicaksono - 13 September 2017 16:32 wib
Illustrasi. MI/Susanto.
Illustrasi. MI/Susanto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Mata uang rupiah melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Pelemahan ini terjadi dengan kekhawatiran investor terhadap ketegangan konflik AS. Sentimen ini tertahan dengan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintahan.

Bloomberg, Rabu 13 September 2017, mencatat mata uang rupiah mengalami pelemahan sebanyak satu poin atau 0,01 persen dengan berada pada Rp13.201 per USD. Rupiah diperdagangkan dalam rentang Rp13.197 per USD hingga Rp13.216 per USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan sebaliknya. Dari Yahoo mata uang rupiah bergerak menguat empat poin atau 0,03 persen dengan berada pada Rp13.186 per USD. Sementara Bank Indonesia (BI) merekam mata uang rupiah melemah 15 poin dengan berada pada Rp13.209 per USD.

Samuel Sekuritas Indonesia memaparkan bahwa kekhawatiran investor pada ketegangan AS dengan Korea Utara mulai mereda dan dampak keuangan dari badai Irma tidak seburuk yang diekspektasikan.

Sentimen atas mata uang paman sam ini tertolong dengan hasil domestik hasil survey Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dirilis kemarin, menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK sebesar 68.3 persen, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, sehingga menambah respons positif di pasar saham. 

"Rupiah diperkriakan stabil hari ini, tetap bergerak di kisaran Rp13.200 per USD," kata dia. 



(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KURS RUPIAH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BURSA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 26-09-2017