Kondisi Pasar Modal Buat RS Pelni Tunda IPO

Annisa ayu artanti - 02 Agustus 2018 14:34 wib
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Jakarta: BNI Sekuritas menilai kondisi pasar modal yang sedang lesu membuat calon emiten menunda melakukan proses penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Rumah Sakit Pelni, misalnya, menjadi salah satu yang menunda aksi korporasi tersebut dan menunggu pasar modal kembali membaik.

"Untuk Rumah Sakit Pelni masih dicari waktunya (untuk melakukan penawaran saham perdana karena kondisi pasar modal sedang lesu)," ucap Direktur Utama BNI Sekuritas Adiyasa Suhadibroto, saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 2 Agustus 2018.

Ia memperkirakan Rumah Sakit Pelni siap melakukan penawaran umum saham perdana pada kuartal keempat di tahun ini. Hal tersebut sejalan dengan manajemen Rumah Sakit Pelni yang masih terus mencermati kondisi pasar modal termasuk melihat dampak dari suku bunga yang tinggi sekarang ini.



"Kemungkinan kuartal IV-2018 (RS Pelni melantai di pasar modal Indonesia)," ujar dia.

IPO Rumah Sakit Pelni direncanakan dilakukan pada kuartal III-2018. Dari aksi korporasi itu, Rumah Sakit Pelni diperkirakan mengantongi likuiditas segar sebesar Rp1 triliun. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk pengembangan usaha seperti pembangunan rumah sakit.

 


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EMITEN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA BURSA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 22-04-2019