DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

PGN Masih Hitung Aset Pertagas

Dian Ihsan Siregar - 16 April 2018 16:50 wib
PGN (ANT/Saiful Bahri).
PGN (ANT/Saiful Bahri).

Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah menyetujui integrasi antara anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni PT Pertamina Gas (Pertagas) dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN.

Mengenai hal ini, Direktur Komersial PGN‎ Danny Praditya mengatakan bahwa perusahaan akan menghitung valuasi keseluruhan aset yang dimiliki Pertagas. Valuasi aset Pertagas, dapat dipastikan di bawah aset milik PGN.

"Kalau valuasi harusnya di bawah PGN," ucap Danny, ‎ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin, 16 April 2018.

‎Tak hanya itu, Danny menyebutkan, akan ada beberapa cara yang dijalankan selain proses akuisisi yang telah dikatakan oleh Kementerian BUMN. Keputusan ini belum final.

"Semua sedang dikaji sama tim transaksi, nilainya berapa, kemudian metodenya mau akuisisi, right issue atau swap. Setelah itu baru bisa kita tentukan kemudian," terang dia.

Dia menjelaskan pencarian dana untuk integrasi, dia juga belum bisa menjelaskan secara gamblang. Karena, metode integrasi belum bisa diputuskan. "Bisa pinjaman, bisa swap, bisa aset swap, bisa segala macam," pungkas dia.

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri, Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno‎ mengatakan, integrasi antara PGN dan Pertagas akan melalui proses akuisisi.

"Ini ada persetujuan prinsip integrasi Pertagas ke dalam PGN, jadi Pertagas sudah disetujui untuk masuk dalam PGN 100 persen," kata Fajar belum lama ini.

Fajar menjelaskan proses integrasi antara Pertagas dan PGN dipilih melalui akuisisi lantaran dinilai lebih cepat dilakukan dibandingkan melalui skema merger antar perusahaan. Saat ini tim transaksi sedang mengkaji berapa besar valuasi untuk transaksi akuisisi tersebut.

"Jadi Pertagas diakuisisi PGN, karena itu yang paling cepat, kalau merger lebih lama," ucap Fajar.


(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HOLDING MIGAS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ENERGI
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 10-12-2018