DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Bank Dunia Dorong Pemerintah Stabilkan Harga BBM

Kautsar Widya Prabowo - 12 April 2018 20:03 wib
Senior Economist Bank Dunia untuk Indonesia Derek Chen (kanan). (FOTO: Medcom.id/Kautsar)
Senior Economist Bank Dunia untuk Indonesia Derek Chen (kanan). (FOTO: Medcom.id/Kautsar)

Jakarta: Indonesia dinilai perlu melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) lantaran akan berdampak pada konsumsi rumah tangga.

"Saya melihat pemerintah mencoba untuk meyakinkan bahwa inflasi tidak akan mengalami peningkatan yang signifikan, karena ini akan berpengaruh pada private consumpstion nantinya," ujar Senior Economist World Bank untuk Indonesia Derek Chen di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 12 April 2018.

Ia menambahkan, harga BBM tidak bisa dibuat stabil jika krisis global meningkat saat ini. Selain itu pemerintah saat ini berada dalam posisi sulit, di mana pemerintah juga tidak bisa membuat harga BBM tetap stabil karena akan berdampak pada krisis keuangan global.

"Jika kita membiarkan harga BBM untuk tetap terus stabil, maka krisis keuangan global akan meningkat. Di sini, badan usaha harus menanggung kesenjangan antara harga BBM dan juga minyak dunia. Ini akan mengacaukan Pertamina serta PLN," tambahnya.

Selain itu, pengaturan harga BBM akan berpengaruh pada investasi asing di dalam negeri. Terutama Shell yang mencari keuntungan di Indonesia.

"Jika krisis global meningkat, maka harga minyak dunia ikut naik dan jika mereka (Shell) tidak menjual sesuai harga tersebut, mereka tak akan memperoleh keuntungan. Dan ini tentu tidak akan bagus bagi mereka," ujarnya.

Oleh karena itu, Derek menyimpulkan perlu ada kepastian khusus apakah peraturan yang akan diberlakukan pemerintah ini akan berlangsung lama atau hanya jangka pendek saja.

"Pertanyaannya sampai berapa lama ini akan diatur? Jangka pendek apa jangka panjang? Karena perusahaan hadir di sini untuk berinvestasi," tutur dia.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika berlangsung lama, kemungkinan investor akan mengevaluasi untuk bisa berinvestasi di Indonesia.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BANK DUNIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ENERGI
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 25-09-2018