DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.911.330.901 (18 SEP 2018)

Kajian Mobil Listrik Rampung Agustus

Kautsar Widya Prabowo - 12 Juli 2018 19:15 wib
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) masih mempelajari mobil listrik sebelum mempersiapkan pembuatannya. Rencana kajian ini akan selesai dikeluarkan Agustus.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya melakukan kajian bersama para stakeholder, baik dengan regulator maupun perguruan tinggi.

"Mobil listrik sedang kita lakukan studi, baik dengan stakeholder dari segi regulasi maupun dengan perguruan tinggi. Ya studinya selesaikan dulu, Agustus kita keluarkan studinya," ujarnya di Kantor BKPM, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.

Ia menambahkan, pengkajian tersebut dilakukan ketika produksi selesai dan bisa menyesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Menurutnya, kendaraan jenis apapun harus menyesuaikan dengan iklim maupun kondisi jalan raya.

"Studinya tentu disesuaikan dengan kondisi Indonesia, tentu semua kendaraan perlu menyesuaikan terhadap kondisi iklim. Nah ini yang sedang dikaji di ITB, ITS, UGM, dan yang lainnya," tambahnya.

Selain itu, dari sisi regulasi akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengetahui kelayakan mobil tersebut. "Regulasi yang kita perlukan di Kemenhub untuk layak darat, sekarang sedang dibahas," imbuhnya.

Dia melanjutkan, mobil listrik nantinya tidak hanya dikaji dari segi kelayakan, tetapi juga dari sisi fiskal yang dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Selain itu, pihaknya juga akan segara melakukan edukasi kepada masyarakat terkait kebijakan tarif maupun Pajak Penambahan Nilai Barang Mewah (PPN BM).

"Industri ingin pembelinya adalah publik, sehingga publik harus diedukasi," tutupnya.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MOBIL LISTRIK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ENERGI
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 18-09-2018