DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.911.330.901 (18 SEP 2018)

225 Ribu Rumah Tangga di Jabar Menumpang Sambungan Listrik

Suci Sedya Utami - 12 Juli 2018 09:56 wib
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Agung Rajasa)
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Agung Rajasa)

Tasikmalaya: Sekitar 300 ribu masyarakat rumah tangga di Jawa Barat (Jabar) belum bergabung menjadi pelanggan PT PLN (Persero). Data tersebut didapat dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

General Manager PLN Distribusi Jabar Iwan Purwana mengatakan dari jumlah tersebut 75 persen atau sekitar 225 ribu sebenarnya sudah teralirkan listrik namun dengan cara levering atau menumpang sambungan dari rumah yang telah terdaftar sebagai pelanggan PLN.

Namun demikian PLN tidak bisa memasukkan yang levering sebagai pelanggan dikarenakan tidak tercatat dan belum memiliki nomor resmi yang didapat dari perseroan.

"Dari 300 ribu ada 75 persen yang sudah menikmati listrik dengan cara sambungan levering," kata Iwan di Tasikmalaya, Rabu, 11 Juli 2018.

Iwan menambahkan, sementara sisanya sekitar 75 ribu benar-benar belum sama sekali teralirkan listrik dari awal. Adapun alasan masyarakat yang belum teralirkan listrik sama sekali dan yang teralirkan karena tidak mampu untuk membayar biaya instalasi listrik yang dirasa mahal.

Sementara itu Iwan menyebutkan jumlah pelanggan PLN yang saat ini terdaftar di Jawa Barat sebesar 13,4 juta, di mana sebanyak 12,5 juta merupakan pelanggan dengan kategori rumah tangga, dan sisanya adalah industri.

Namun meski banyak jumlah pelanggan rumah tangga kebutuhan atau beban listrik yang digunakan lebih besar berasal dari industri. Ia bilang bisa mencapai 60 persen kebutuhan industri di Jawa Barat terhadap listrik.

"Memang secara jumlah rumah tangga banyak, tapi pemakaiannya relatif kalah dengan industri," jelas dia.


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG LISTRIK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ENERGI
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-09-2018