Pertamina Salurkan Rp2,2 Miliar Imbas Ceceran Minyak di Teluk Balikpapan

Ade Hapsari Lestarini - 15 April 2018 09:24 wib
Kondisi terbaru di Teluk Balikpapan. (Foto: dokumentasi Pertamina)
Kondisi terbaru di Teluk Balikpapan. (Foto: dokumentasi Pertamina)

Jakarta: PT Pertamina (Persero) telah menyalurkan bantuan mencapai Rp2,2 miliar berupa bantuan corporate social responsibility (CSR), kompensasi, maupun santunan dana kepada warga terdampak musibah ceceran minyak Teluk Balikpapan.

Bantuan berupa pemberian manfaat kompensasi nelayan yang terdampak sehingga tidak melaut dan bantuan peralatan terus dilakukan secara bertahap. Selain itu program bersih-bersih pantai telah dilaksanakan dengan kerja bakti dan skema padat karya agar lingkungan bisa kembali seperti sedia kala.

Region Manager Communication & CSR Pertamina Kalimantan Yudy Nugraha mengatakan prioritas utama Pertamina adalah pemulihan lingkungan warga terdampak. Pemulihan ini dilakukan secara bertahap mulai dari pembersihan, hingga pemberian bantuan dan manfaat agar warga terdampak bisa beraktivitas seperti sedia kala.


VP Corporate Social Responsibility Pertamina Agus Mashud (kanan), saat berbincang dengan warga terdampak di Kelurahan Kariangau.

"Bantuan-bantuan yang disalurkan berdasarkan hasil koordinasi Pertamina, Kelurahan dan warga terdampak, agar pemberian bantuan yang disalurkan sesuai harapan dan kebutuhan," ujar Yudy dalam siaran persnya, Minggu, 15 April 2018.

Yudy menambahkan bantuan meliputi bantuan untuk kapal nelayan yang terbakar, keramba yang rusak, serta bibit kepiting yang hilang nilai ekonominya. Sebagai wujud kepedulian dan kemanusiaan, Pertamina sudah memberikan kepada keluarga korban yang meninggal santunan dan bantuan dalam bentuk kesempatan kerja bagi keluarga korban.

"Selain itu Pertamina juga memberikan paket bantuan CSR yang terdiri dari asuransi pendidikan dan kesehatan, serta bantuan dukungan ekonomi dalam bentuk modal kerja," pungkas dia.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PERTAMINA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ENERGI
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 19-04-2018