Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Pertamina Sebut BBM Kemasan Pertamax Paling Laku

Suci Sedya Utami - 13 Juni 2018 07:17 wib
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Banten: PT Pertamina (Persero) mencatat kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax meningkat di momen mudik Lebaran di tahun ini. Bahkan, BBM jenis pertamax mendominasi penjualan dalam BBM kemasan dan motor.

Pertamina sejak 8 Juni lalu telah menambah layanan sarana dan fasilitas penjualan Non SPBU melalui KiosK Pertamax yang menjual BBM kemasan, motor pembawa BBM kemasan dan mobile dispenser atau Tangki BBM yang dilengkapi dengan dispenser sehingga bisa langsung melayani penjualan BBM.

"Untuk kali ini yang banyak laku adalah pertamax. Tapi di samping itu ada beberapa kemasan seperti dex juga laku. Mungkin orang lebih suka pertamax," kata General Manager Marketing Pertamina MOR 3 Erry Widiastono, dalam sebuah diskusi bertema 'Mudik', di Kantor ASDP Merak, Banten, Selasa, 12 Juni 2018.

Berdasarkan data Satgas RAFI (Ramadan dan Idulfitri) 2018, hingga Senin kemarin, sebanyak 90 persen konsumsi layanan BBM kemasan terserap di wilayah Jawa Tengah yakni mencapai lebih dari 340 ribu liter. Secara nasional konsumsi layanan BBM kemasan mencapai lebih dari 380 ribu liter. Jumlah akan terus bertambah mengingat sampai hari ini arus mudik masih terjadi.



Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menambahkan upaya Pertamina menyediakan kebutuhan BBM bagi pemudik dilakukan secara maksimal demi kelancaran dan kenyamanan selama di perjalanan.

"Selama satgas mudik dari 8 hingga 11 Juni, penjualan layanan BBM baik di KiosK Pertamax, motor kemasan dan mobile dispenser di Sumatera dan Jawa lebih dari 380 ribu liter, di mana pertamax kemasan masih menjadi favorit pemudik, atau mencapai 93 persen dari total BBM kemasan yang terjual," tutur Adiatma.

Pertamina awalnya menyiagakan sarana dan fasilitas pendukung penjualan BBM dengan mendirikan 63 KiosK Pertamax, menyiapkan 200 motor pembawa BBM kemasan, serta 19 unit mobile dispenser. Namun dengan melihat perkembangan di lapangan, Pertamina menambah menjadi  71 KiosK Pertamax, 283 unit motor pembawa BBM kemasan dan 32 mobile dispenser.

Adiatma menambahkan harga BBM di KiosK Pertamax, motor kemasan dan mobile dispenser sama dengan harga BBM di SPBU. Untuk pertamax di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur Harga pertamax Rp8.900 per liter, pertamina dex di Jawa Barat Rp10.100 per liter, sedangkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur Rp10.150 per liter.

"Penjualan BBM di KiosK Pertamax sifatnya sebagai pengisian sementara dan darurat untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya ke SPBU, karena itu pembeliannya diatur antara 10-20 liter per kendaraan untuk meminimalisir antrean," pungkas Adiatma.

 


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PERTAMINA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ENERGI
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 21-06-2018