DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pemerintah Optimistis Target Serapan Batu Bara DMO 2018 Tercapai

Annisa ayu artanti - 13 April 2018 18:02 wib
Ilustrasi. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).
Ilustrasi. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) optimistis target serapan batu bara dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) tahun ini tercapai.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi menyebutkan, berdasarkan data sementara dari Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), PT Bukit Asam, dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PMA (Penanaman Modal Asing) produksi batu bara Januari hingga Maret 2018 sebesar 69,33 juta ton.

Dibandingkan periode yang sama tahun lalu data sementara ini lebih rendah. Tahun lalu periode Januari hingga Maret 74,73 juta ton. Menurut Agung, penurunan produksi ini karena kondisi cuaca yang menyulitkan para penambang.

"Produksinya turun mungkin karena cuaca hujan sehingga susah menambang," kata Agung di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 13 April 2018.

Lebih lanjut, Agung menyebutkan dari produksi tersebut serapan batu bara untuk domestik sebesar 21,94 juta ton dan 50,78 juta ton untuk kebutuhan ekspor.

Serapan domestik terbesar diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yakni sebesar 20,4 juta ton sementara sisanya untuk industri lainnya. Ia pun meyakini target serapan batu bara DMO sebesar 114 juta ton tahun ini tercapai.

"Target DMO tahun ini optimistis bisa sesuai target," sebut dia.

Ia juga menambahkan, dari data tersebut masih ada selisih antara serapan dan produksi batu bara selama Januari hingga Maret 2018. Selisih itu kemungkinan terjadi karena masuknya data stok batu bara tahun lalu.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BATU BARA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA ENERGI
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 15-12-2018