Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Kenaikan Suku Bunga Diperkirakan Berdampak Buruk ke Ekonomi AS

Angga Bratadharma - 07 Maret 2018 14:08 wib
Gedung The Fed (FOTO: AFP)
Gedung The Fed (FOTO: AFP)

Washington: Kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve diperkirakan berdampak buruk bagi ekonomi Amerika Serikat (AS) terutama karena satu faktor yang dibicarakan orang banyak. Untuk itu, kebijakan mengubah Fed Fund Rate (FFR) perlu didasari sejumlah pertimbangan dan pembahasan secara mendalam.

Imbal hasil treasury 10 tahun diprediksi melonjak tiga persen, tingkat yang tidak terlihat sejak Januari 2014. Dengan peramalan ekonomi dan peramal pasar yang kuat, harga meningkat hingga empat tingkat tahun ini, beberapa ekonom yang kredibel memprediksi imbal hasil 10 tahun di empat persen sampai akhir tahun.

"Efek tunggal yang paling dramatis dari kenaikan suku bunga saat ini adalah bunga yang akan dibayar untuk utang nasional," ungkap Ketua Penasihat Investasi Lynx Peter Tanous, di Washington DC, seperti dikutip dari CNBC, Rabu, 7 Maret 2018.

Selama delapan tahun Pemerintahan Obama, dua peristiwa ekonomi terjadi dan membingungkan sebagian besar ekonom yakni total utang nasional meningkat menjadi USD20 triliun dari USD12,3 triliun, sementara suku bunga merosot ke level terendah.

Angka utang nasional termasuk uang yang harus dibayar oleh pemerintah. Utang yang dipegang oleh publik adalah hal yang penting bagi AS karena pemerintah harus membayar bunga kepada pemegang obligasi tersebut. Pada 2009, tahun Presiden Obama menjabat, utang nasional yang dipegang publik adalah USD7,27 triliun.

"Pada akhir tahun fiskal 2016, telah melonjak menjadi sekitar USD14 triliun," ungkapnnya.

Menurutnya AS sekarang menghadapi bencana ekonomi potensial karena periode panjang suku bunga sangat rendah akan segera berakhir. Kehancuran pasar saham baru-baru ini disebabkan oleh kenaikan suku bunga. Itu benar, tapi untuk alasan yang salah.

"Benar, jangka panjang kenaikan suku bunga yang dimulai sekarang akan menjadi perubahan dramatis dari tren panjang penurunan suku bunga yang dimulai hampir 40 tahun yang lalu. Tren kenaikan baru kemungkinan awal kembali ke tingkat historis," pungkasnya.

 


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EKONOMI AMERIKA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA GLOBALS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 21-06-2018