DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Indeks Harga Konsumen AS Capai 2,8% di Mei 2018

Angga Bratadharma - 13 Juni 2018 15:06 wib
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

New York: Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) tercatat naik tipis pada Mei di tengah perlambatan kenaikan biaya bensin dan tren yang mendasari kondisi inflasi moderat dalam perekonomian. Namun, kondisi itu menjadi penting sebagai indikator pembangunan ekonomi termasuk upaya mengambil kebijakan di masa mendatang.

IHK adalah Indeks yang menghitung rata-rata perubahan harga dari suatu kelompok barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga dalam kurun waktu tertentu. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menggambarkan tingkat kenaikan harga (inflasi) atau tingkat penurunan harga (deflasi) dari barang dan jasa.

Mengutip CNBC, Rabu 13 Juni 2018, Departemen Tenaga Kerja AS mencatat tingkat inflasi yang terus meningkat dan pasar tenaga kerja yang semakin ketat dan diperkirakan akan mendorong bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya di tahun ini. Tentu kenaikan tersebut dengan melihat situasi dan kondisi dari perekonomian terkini.

IHK meningkat sebanyak 0,2 persen pada Mei karena harga makanan tidak berubah. Kondisi itu mengikuti kenaikan serupa di IHK pada April. Dalam 12 bulan hingga Mei, IHK meningkat 2,8 persen atau kenaikan terbesar sejak Februari 2012 setelah naik 2,5 persen pada April.



Tidak termasuk komponen makanan dan energi yang mudah menguap, IHK naik 0,2 persen, didukung oleh kembali naiknya harga kendaraan bermotor baru dan kenaikan biaya perawatan kesehatan, setelah merayap naik 0,1 persen pada April. Hal itu mengangkat peningkatan tahun ke tahun dalam apa yang disebut IHK inti menjadi 2,2 persen.

Langkah-langkah inflasi tahunan meningkat karena pembacaan lemah tahun lalu jatuh dari perhitungan. Peningkatan bulan lalu di IHK dan IHK inti sejalan dengan ekspektasi para ekonom. Sedangkan Federal Reserve melacak ukuran inflasi yang berbeda, yang tepat di bawah target dua persennya.

Ukuran inflasi yang disukai the Fed yang merupakan pengeluaran indeks konsumsi pribadi tidak termasuk harga makanan dan energi naik 1,8 persen pada basis tahun ke tahun di April, sesuai dengan peningkatan di Maret.

 


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EKONOMI AMERIKA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA GLOBALS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 21-10-2018