Produsen Mengurangi Ekspor, Harga Minyak Melambung

Ade Hapsari Lestarini - 17 Juni 2017 12:49 wib
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak mentah dunia melambung dari posisi terendahnya di tahun ini pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat.

Beberapa produsen mengurangi ekspor dan penambahan rig Amerika Serikat (AS) yang melambat menjadi salah satu pendukungnya. Namun rebound tersebut masih terbilang rendah dan minyak mentah mencatat penurunan mingguan keempat karena kekhawatiran kelebihan pasokan global.

Reuters melansir, Sabtu 17 Juni 2017, harga minyak mentah Brent naik 45 sen menjadi USD47,37 per barel dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menetap di USD44,74 per barel, atau naik 28 sen. Kedua tolok ukur tersebut mencatat kerugian mingguan melebihi 1,6 persen.

Sebelumnya, pada perdagangan Kamis, harga minyak mencapai posisi terendah dalam enam bulan. Keduanya turun lebih dari 12 persen dibandingkan akhir Mei ketika produsen yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak memperpanjang janji untuk memangkas produksi sebesar 1,8 juta barel per hari (bpd) sampai Maret 2018.

Kazakhstan, yang setuju untuk memotong pasokan tahun lalu sebagai bagian dari blok non-OPEC, mengatakan akan mengurangi produksinya pada Juni dan Juli setelah memproduksi lebih dari tiga bulan berturut-turut.

Namun anggota OPEC Nigeria dan Libya, yang dibebaskan dari kesepakatan tersebut, telah meningkatkan ekspor karena mereka bangkit kembali dari gangguan pasokan yang disebabkan oleh demonstrasi, aktivitas pemberontakan, dan kesalahan manajemen.

Hal terbaru dari kekenyangan pasokan minyak mentah, yakni adanya supertanker yang sudah tua digunakan untuk menyimpan minyak yang tidak terjual di Singapura dan Malaysia.

Meningkatnya produksi minyak mentah AS telah merusak pemotongan yang dipimpin OPEC, dengan produksi naik lebih dari 10 persen pada tahun lalu. Data Administrasi Informasi Energi AS minggu ini menunjukkan stok bensin tumbuh.


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MINYAK MENTAH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA GLOBALS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 24-08-2017