Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.606.841.593 (13 JULI 2018)

Suku Bunga AS Berpeluang Naik 3 Kali di 2018

Angga Bratadharma - 08 Januari 2018 14:08 wib
Gedung The Fed (Karen Bleier/AFP)
Gedung The Fed (Karen Bleier/AFP)

New York: Federal Reserve harus menaikkan suku bunga tiga kali di 2018 ini mengingat ekonomi sudah bergerak cukup kuat dan akan mendapat dorongan dari pemotongan pajak. Selain itu, the Fed dapat memperketat secara lebih atau kurang agresif jika diperlukan dalam rangka menjaga kebijakan moneter agar memacu laju pertumbuhan ekonomi.

Presiden the Fed San Francisco John Williams melukis gambaran yang cukup bagus tentang ekonomi terbesar di dunia yang beroperasi pada atau di dekat kapasitas penuhnya selama beberapa tahun ke depan. Sementara itu, rekan-rekannya di bank sentral AS melihat angka pengangguran turun hanya sedikit dari 4,1 persen saat ini.

Mengutip Xinhua, Senin, 8 Januari 2018, Williams memperkirakan angka pengangguran akan turun menjadi 3,7 persen di tahun ini tanpa risiko lonjakan inflasi yang mengkhawatirkan. Meski demikian, tetap perlu ada upaya secara bersama agar indikator perekonomian di AS bisa terus membaik dari waktu ke waktu.



Komentar dari Williams, seorang pembuat kebijakan veteran pada saat perombakan kepemimpinan yang belum pernah terjadi sebelumnya di the Fed, menyarankan bank sentral tetap yakin dalam pendekatannya setelah setahun melakukan pengetatan bertahap, bahkan dalam menghadapi pemotongan pajak sebesar USD1,5 triliun yang disahkan beberapa waktu lalu.

"Kami berada dalam situasi yang cukup baik dan ekonomi berjalan dengan baik, setiap orang mengharapkan agar kita menaikkan suku bunga secara bertahap. Jika data berubah, kita dapat meresponsnya. Saya tidak khawatir tentang inflasi tiba-tiba lepas landas," kata Williams.

Bank sentral AS menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali pada 2017 sebagai respons terhadap pertumbuhan yang kuat dan tingkat pengangguran yang menurun, meskipun pergerakan tingkat inflasi tidak sesuai harapan yang artinya telah gagal mencapai dua persen selama lebih dari lima tahun.

Perkiraan median dari pejabat the Fed melihat tiga kenaikan pada 2018 karena stimulus pajak, termasuk pemotongan untuk korporasi dan individu, merembes ke dalam ekonomi. Administrasi Trump berpendapat bahwa pemotongan pajak akan mendorong belanja bisnis dan konsumen.

 


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EKONOMI AMERIKA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA GLOBALS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 16-07-2018