Pelemahan Inflasi Kikis Keyakinan Kenaikan Suku Bunga AS

Angga Bratadharma - 19 Juni 2017 12:02 wib
Gedung The Fed (REUTERS/Gary Cameron)
Gedung The Fed (REUTERS/Gary Cameron)

Metrotvnews.com, Washington: Ketika Federal Reserve menaikkan suku bunga pada awal pekan ini, Ketua Fed Janet Yellen menyatakan keyakinannya pembacaan inflasi lemah baru-baru ini bersifat sementara. Namun, pejabat the Fed lainnya mengisyaratkan bahwa terdapat keraguan atas kondisi tersebut.

Dalam sebuah wawancara, Presiden Federal Reserve Berlin Neel Kashkari menegaskan dia tidak sendiri berada di bank sentral AS dalam pandangannya bahwa the Fed seharusnya menunggu untuk menaikkan suku bunga sampai memastikan penurunan tekanan harga baru-baru ini benar-benar bersifat sementara.

"Saya berharap orang lain bergabung dengan saya dalam ketidaksetujuan saya, saya akan mengatakannya. Saya pikir ada lebih banyak simpati untuk pandangan saya, tapi mungkin orang tidak siap untuk bertindak," kata Kashkari, seperti dikutip dari Reuters, Senin 19 Juni 2017.

Kashkari adalah satu-satunya pembuat kebijakan yang memilih keputusan the Fed pada Rabu untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar seperempat persentase poin. Dia juga memilih menentang kenaikan suku bunga the Fed yang pertama tahun ini pada Maret, meskipun dia mengatakan bahwa keputusannya pada Juni lebih dekat.

Tapi banyak rekannya merasa tidak nyaman dengan risiko lonjakan inflasi jika the Fed gagal bertindak. Di sisi lain Kashkari lebih khawatir dengan biaya inflasi yang terlalu rendah. Namun, pengambilan keputusan tentu sudah melalui pembahasan yang mendalam.

Presiden Federal Federal Reserve Robert Kaplan juga mengisyaratkan keputusan untuk menaikkan suku bunga awal pekan ini sangat sulit, walaupun pada akhirnya dia mendukung kenaikan suku bunga dan mengatakan bahwa dia merasa nyaman dengan keputusan tersebut.

"Dalam pekerjaan ini Anda membuat keputusan trade-off. Saya pikir fakta inflasi akhir-akhir ini telah lebih diredam. Bagi saya, membuat saya menimbang perdagangan tersebut jauh lebih hati-hati," kata Kaplan.

 


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EKONOMI AMERIKA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA GLOBALS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 12-12-2017