Kebijakan Terakhir Yellen, The Fed Pertahankan Suku Bunga

- 01 Februari 2018 08:20 wib
The Fed mempertahankan suku bunga dan ini merupakan kebijakan terakhir Gubernur The Fed Janet Yellen. (FOTO: AFP)
The Fed mempertahankan suku bunga dan ini merupakan kebijakan terakhir Gubernur The Fed Janet Yellen. (FOTO: AFP)

Washington: Bank sentral AS, Federal Reserve, pada Rabu, 31 Januari 2018 menetapkan suku bunga acuannya tidak berubah, ketika Ketua Fed saat ini Janet Yellen bersiap untuk menyerahkan kepemimpinan bank sentral kepada Jerome Powell akhir pekan ini.

Mengutip Antara, Kamis, 1 Februari 2018, The Fed memutuskan untuk mempertahankan target tingkat suku bunga acuan federal funds pada 1,25 sampai 1,5 persen setelah pertemuan kebijakan dua hari, sementara memberikan penilaian positif terhadap pertumbuhan ekonomi
AS baru-baru ini.

"Kenaikan dalam lapangan pekerjaan, pengeluaran rumah tangga, dan bisnis investasi tetap  telah menguat, serta tingkat pengangguran tetap rendah," lapor Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), komite pembuat kebijakan the Fed, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

The Fed juga memperkirakan inflasi AS pada basis 12 bulan bergerak naik tahun ini dan menjadi stabil di sekitar target bank sentral 2,0 persen dalam jangka menengah. Ukuran untuk inflasi yang disukai oleh Fed naik 1,7 persen pada Desember dari setahun sebelumnya, menurut data terakhir yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan AS.

Para analis mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan kenaikan inflasi dapat menetapkan tingkat kenaikan suku bunga dalam pertemuan kebijakan Fed berikutnya, yang dijadwalkan pada 20-21 Maret.

Harga-harga berjangka untuk suku bunga federal fund juga menunjukkan bahwa para investor saat ini melihat kemungkinan kenaikan suku bunga pada Maret sekitar 80 persen.

Rabu 31 Januari kemarin menandai pertemuan kebijakan terakhir di bawah kepemimpinan empat tahun Yellen, karena masa jabatannya akan berakhir pada 3 Februari.

FOMC mengatakan dalam sebuah pernyataan terpisah pada Rabu 31 Januari 2018 bahwa pihaknya dengan suara bulat memilih Powell sebagai ketua, efektif pada Sabtu, 3 Februari 2018. Dia diharapkan dilantik secara resmi sebagai Ketua Dewan Gubernur the Fed berikutnya pada Senin 5 Februari 2018.

Powell, yang telah menjadi anggota Dewan Gubernur Fed sejak 2012, dinominasikan oleh Presiden Donald Trump pada November untuk menggantikan Yellen. Dia akan menjadi Ketua Fed pertama tanpa gelar PhD di bidang ekonomi sejak 1980-an.

Para pelaku pasar secara luas memperkirakan bahwa Fed di bawah kepemimpinan Powell akan menjamin kelanjutan pengetatan bertahap dalam kebijakan moneter, sambil mengurangi beban regulasi pada beberapa lembaga keuangan.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG THE FED
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA GLOBALS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 20-05-2018