Harga CPO Masih di Level Terendah

- 16 April 2018 15:17 wib
Ilustrasi. (Foto: Antara/Budi).
Ilustrasi. (Foto: Antara/Budi).

Jakarta: Transaksi perdagangan crude palm oil (CPO) pada perdagangan Jumat 12 April 2018 kemarin menjadi hari kelima di level terendah sepanjang pekan yakni berada di 2.401 ringgit Malaysia.

CPO di Bursa Malaysia ditutup satu persen lebih rendah, kerugian di hari kelima beruntun tersebut setelah otoritas Bursa Malaysia mengatakan akan melanjutkan pengenaan pajak ekspor kembali dan pada ekspektasi melambatnya pertumbuhan permintaan akan CPO.

"Malaysia menetapkan pemulihan pengenaan pajak ekspor CPO pada Mei di kisaran lima persen setelah selama empat bulan berjalan penangguhan pengenaan pajak tersebut dilaksanakan," ujar Analis Monex Investindo Futures Arie Nurhadi, dalam analisanya, Senin, 16 April 2018.

Dia memaparkan sentimen negatif ini nampaknya hanya terbatas waktu, sampai pada akhirnya akhir April menjadi batas waktu untuk penangguhan pengenaan pajak akan berakhir.

"Sehingga ekspektasi tingkat permintaan akan CPO dapat terjadi pada periode ini. Serta berpotensi memulihkan harga komoditi tersebut," tuturnya.

Di perdagangan Senin 16 April 2018, saat tulisan ini disusun, pergerakan harga CPO sedang bergerak pada level 2.404 ringgit Malaysia.

Adapun pada perdagangan hari ini terdapat potensi penguatan dengan perlu adanya konfirmasi penembusan harga pada level resistance di kisaran: 
- 2.450 ringgit Malaysia (resistance 3).
- 2.425 ringgit Malaysia (resistance 2).
- 2.410 ringgit Malaysia (resistance 1).

Juga terbuka juga potensi pelemahan yang dapat terjadi dengan acuan support di kisaran harga:
- 2.386 ringgit Malaysia (support 1).
- 2.380 ringgit Malaysia (support 2).
- 2.373 ringgit Malaysia (support 3).


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG CPO
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA GLOBALS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-04-2018