Pertumbuhan Harga Rumah di Tiongkok Tetap Kuat di Mei

Angga Bratadharma - 20 Juni 2017 06:56 wib
Ilustrasi (REUTERS/Beawiharta)
Ilustrasi (REUTERS/Beawiharta)

Metrotvnews.com, Beijing: Harga rumah di pasar properti di Tiongkok terus kuat pada Mei 2017 dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kondisi itu mengindikasikan permintaan yang positif meskipun pengenaan tindakan resmi yang ketat terjadi untuk mengekang lonjakan harga.

Keuntungan harga perusahaan menyoroti tantangan yang dihadapi otoritas Tiongkok dalam menjinakkan pasar yang terlalu panas tanpa mengganggu kinerja ekonomi, di mana real estat merupakan pendorong utama pertumbuhan. Sejauh ini, Pemerintah Tiongkok terus berupaya memacu pertumbuhan ekonomi.

Mengutip Reuters, Selasa 20 Juni 2017, rata-rata harga rumah baru di 70 kota besar di Tiongkok mengalami kenaikan sebanyak 0,7 persen di Mei dibandingkan dengan bulan sebelumnya, sejalan dengan April, Reuters menghitung dari sebuah survei resmi.

Dibandingkan dengan tahun lalu, harga rumah baru mengalami kenaikan sebanyak 10,4 persen di Mei, berkurang dari kenaikan 10,7 persen di April, Reuters menghitung data dari Biro Statistik Nasional (NBS).

Pembuat kebijakan telah memprioritaskan untuk menstabilkan pasar yang terlalu panas menjelang perombakan Partai Komunis di akhir tahun ini. NBS mengatakan pertumbuhan harga rumah baru di 15 kota paling overheat di Tiongkok yang terutama ada di ibu kota provinsi.

Harga untuk rumah baru di kota-kota terbesar di Tiongkok seperti Beijing dan Shanghai berhenti naik di Mei secara bulanan, sementara harga turun 0,6 persen di Shenzhen, yang tercepat terlihat dalam tiga bulan.

Data bank sentral yang dipublikasikan menunjukkan bank-bank Tiongkok memperpanjang lebih banyak kredit dari yang diperkirakan pada Mei, dengan pinjaman rumah berkembang bahkan saat para pembuat kebijakan berjuang untuk mengendalikan pinjaman berisiko tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi.

 


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EKONOMI CHINA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA GLOBALS
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 24-08-2017