Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Menkeu tak Cemas Bank Sentral AS akan Naikkan Suku Bunga

Ahmad Mustaqim - 12 Maret 2018 07:53 wib
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Bantul: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tak merasa khawatir soal rencana Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang menaikkan suku bunga secara bertahap. Ia yakin perekonomian Indonesia akan tetap stabil.

Ia menjelaskan langkah Bank Sentral AS itu pasti akan mendapat reaksi pasar. "Belajar pada 2017 meski ada kenaikan suku bunga AS tiga kali, perekonomian Indonesia cukup stabil," kata Sri Mulyani di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Minggu, 11 Maret 2018.

Sri Mulyani tetap memiliki keyakinan perekonomian Indonesia bisa terjadi. Syaratnya, aspek makroekonomi tetap tumbuh tinggi, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menurun, dan tingkat inflasi rendah.

Sejumlah faktor di atas juga termasuk dari sisi keseimbangan eksternal dan internal terjaga. "Eksternal itu neraca pembayaran dan internal neraca produksi," jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah juga menyiapkan langkah alternatif untuk menghadapi rencana Bank Sentral AS itu. Mulai dari mengatur investasi hingga meningkatkan ekspor komoditas nasional.

Menurut dia, peningkatan ekspor akan berdampak pada kompetitifnya perekonomian Indonesia. Jika nilai investasi bisa tumbuh lebih dari tujuh persen, ia memperkirakan, pertumbuhan perekonomian Indonesia bisa di atas 5,4 persen.

"Semua langkah terus kami lakukan. Pemerintah akan terus mengupayakan perbaikan di tataran ekonomi makro, mikro, serta tingkat perusahaan dan regional," jelasnya.




(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG THE FED
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MAKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 23-06-2018