DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

BKPM Sebut Minat Investasi tak Terganggu Teror Bom

Desi Angriani - 16 Mei 2018 16:10 wib
Menurut Deputi Bidang Pengendalian Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Menurut Deputi Bidang Pengendalian Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan minat investor untuk mengembangkan investasi di Indonesia tak terganggu oleh aksi teror bom beruntun yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Menurut Deputi Bidang Pengendalian Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis, investor yakin pemerintah dan aparat keamanan mampu menanggulangi berbagai tindakan terorisme dan radikalisme.

"Mereka yakin pemerintah dan kepolisian bisa menangani itu, mereka hanya mengurus perizinan," ungkap Azhar ditemui di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Meski demikian, masih ada beberapa investor yang memastikan kondisi keamanan Indonesia kepada BKPM. Azhar bilang beberapa waktu terakhir banyak investor yang berminat mengembangkan investasi di sektor manufaktur dan pembangkit listrik.

"Ada juga yang konsen juga menanyakan cuman sudah ditangani dengan baik oleh kepolisian. Pembangkit yang mau diekspansi itu ada PLTA dan tenaga surya," katanya.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sebelumnya mengimbau dunia usaha untuk tetap menjalankan aktivitas produksi dan tidak terpengaruh dengan pemberitaan terkait terorisme.

Katanya, aksi teror harus dilawan oleh semua pihak dengan tetap menjalankan kegiatan agar tujuan dari teror tersebut gagal.

"Tentu pemerintah tegas ya dalam arti menolerir teroris kita harus tunjukkan kita tidak takut, yang ketiga kegiatan tetap berlangsung," tegas Airlangga.

Adapun kelompok teroris kembali menyerang kepolisian di Markas Polda Riau dengan melukai dua aparat dan dua wartawan. Sebelumnya, serangkaian aksi teror menyerang Surabaya. Bom meledak di tiga gereja, rumah susun, dan Mapolresta Surabaya dengan menewaskan 28 orang.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG INVESTASI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MAKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 21-10-2018