Pemerintah Dituntut Komitmen Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,4%

Anggi Tondi Martaon - 08 September 2017 11:34 wib
Anggota Komisi XI Misbakhun. Antara Foto
Anggota Komisi XI Misbakhun. Antara Foto

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi XI Misbakhun meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani konsisten membangun pertumbuhan ekonomi 2018 yang diproyeksikan 5,4% dalam RAPBN 2018. Pemerintah harus komitmen mencapai target tersebut agar APBN dapat dijalankan secara kredibel.
 
“Saya yakin angka 5,4% dasar pertimbangan yang matang, karena tahun ini adalah tahun keempat pemerintahan Presiden Jokowi. Dengan target pertumbuhan ekonomi yang demikian, perlu didalami dan penguatan untuk membangun pasar," kata Misbakhun dalam keterangan tertulis, Jumat 8 September 2017.
 
Dia menilai, ada beberapa cara agar pertumbuhan 5,4% bisa tercapai, salah satunya penerimaan pajak yang kuat. Menurut Misbakhun, pertumbuhan pajak Indonesia hanya 9,3%. Angka itu jauh dari sebelumnya yakni 10% sampai 12%.

“Kalau penerimaan pajak tinggi, pemerintah tak perlu melakukan self blocking dan pemotongan anggaran," ujar dia.
 
Pemerintah juga diminta membangun keyakinan terhadap pertumbuhan inflasi. "Saya ingin sampaikan kepada pemerintah, seperti Satgas Ketahanan Pangan, harus dibicarakan dalam rapat pemerintah supaya pasar tidak kontraksi pada hukum. Yang ada bukan upaya persuasif," ujar Misbakhun.
 
Selain itu, Misbakhun juga meminta pemerintah mencari akal agar defisit RAPBN 2018 senilai Rp325 triliun dengan mencari utang. Misbakhun juga meminta pemerintah menerapkan strategi dalam menerima imbal balik yang jelas terkait utang agar pengelolaan APBN tidak menyebabkan bangsa Indonesia merugi.
 
“Selama ini belum pernah kita menunda imbal bayar dan ini jadi kesempatan bagi kita untuk menerbitkan surat utang dengan yield yang lebih rendah,” pungkas Misbakhun.
(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA DPR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MAKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 19-11-2017