Amnesti Pajak sebagai Pelajaran Bertanggung Jawab

Annisa ayu artanti - 23 Mei 2017 09:53 wib
Chappy Hakim. (FOTO: ANTARA/Puspa Perwitasari)
Chappy Hakim. (FOTO: ANTARA/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal (Purn) Chappy Hakim menjadikan program pengampunan pajak (tax amnesty) sebagai momentum mendidik anak bertanggung jawab kepada negara.

Dalam acara apresiasi wajib pajak di wilayah Kanwil DJP Jakarta Selatan, Chappy mengatakan sebagai seorang purnawirawan sudah seharusnya mengajarkan berbangsa dan bernegara kepada anak. Salah satunya adalah dengan mengikuti program tax amnesty.

"Saya menggunakan momentum tax amnesty untuk mendidik anak saya. Sebagai seorang negara yang mempunyai kewajiban besar terhadap negeri," kata Chappy di Hotel Sultan, Jakarta, Senin malam 23 Mei 2017.

Saat pemerintah mengadakan program tersebut, ia mendidik anaknya yang sudah berumah tangga dan menjadi pengusaha untuk menjadi wajib pajak yang patuh. Dengan begitu, menurutnya akan tertanam kesadaran bernegara.

"Tax amnesty merupakan satu learning poin sejarah Indonesia yang memberikan pelajaran banyak. Ini momentum mendidik anak saya yang sudah dewasa berumah tangga berusaha untuk menjadi wajib pajak yang patuh," ucap dia.

Ia menuturkan dengan membayarkan pajak berarti salah satu tugas kepada negara telah gugur. Hal itu sangat ditekankan karena melalui pajak berarti secara gotong royong pembangunan di Indonesia dilakukan.

"Wajib pajak lah yang membangun negeri ini," ujar dia.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TAX AMNESTY
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MAKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 17-10-2017