DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Mengenal Sukuk Ritel SR-010

Angga Bratadharma - 23 Februari 2018 14:24 wib
Suasana peluncuran penawaran Sukuk Negara Ritel seri SR-010 (Foto: dokumentasi Kementerian Keuangan)
Suasana peluncuran penawaran Sukuk Negara Ritel seri SR-010 (Foto: dokumentasi Kementerian Keuangan)

Jakarta: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi membuka masa penawaran Sukuk Negara Ritel seri SR-010. Dengan resmi membuka penawaran, setiap individu Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dapat berinvestasi pada Sukuk Ritel seri SR-010.


Sumber: Kementerian Keuangan

Sukuk ritel merupakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara yang ditujukan bagi individu WNI, dan dimaksudkan sebagai upaya pemerintah untuk melakukan diversifikasi instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), memperluas basis investor di pasar domestik, dan mendukung pengembangan pasar keuangan syariah.


Sumber: Kementerian Keuangan

"Selain itu, guna memperkuat pasar modal Indonesia dengan mendorong transformasi masyarakat dari savings-oriented society menuju investment-oriented society," ungkap Direktur Jenderal (Dirjen) PPR Kemenkeu Luki Alfirman, di Jakarta, Jumat, 23 Februari 2018.


Sumber: Kementerian Keuangan

Masa penawaran akan dimulai dari 23 Februari sampai dengan 16 Maret 2018. Sukuk Negara Ritel seri SR-010 diterbitkan dengan akad Ijarah Asset to be Leased dan telah mendapatkan Pernyataan Kesesuaian Syariah dari Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia Nomor B-119/DSN-MUI/II/2018 tanggal 9 Februari 2018.


Sumber: Kementerian Keuangan

Kehadiran sukuk negara ritel dapat memberikan alternatif investasi berbasis syariah kepada masyarakat Indonesia. Hasil penerbitan sukuk negara ritel nantinya digunakan untuk membiayai pembangunan berbagai proyek/kegiatan APBN 2018. Masyarakat yang berminat membeli sukuk negara ritel seri SR-010 dapat menghubungi 22 agen penjual yang ditunjuk pemerintah.


Sumber: Kementerian Keuangan


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SURAT UTANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MAKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 25-09-2018