Cabai Penyumbang Besar Inflasi Sumut

Farida Noris - 12 September 2017 17:09 wib
Ilustrasi penjual cabai. (FOTO: MTVN/Lis Pratiwi)
Ilustrasi penjual cabai. (FOTO: MTVN/Lis Pratiwi)

Metrotvnews.com, Medan: Cabai masih menjadi penyumbang terbesar inflasi di Sumatera Utara (Sumut). Produksi cabai di Sumut memang cukup, hanya saja tetap harus diperhatikan tata kelolanya. Karena cabai asal Sumut juga diminati di provinsi lain yaitu Riau, Batam, dan Jambi.

"Ada korelasi yang kuat antara harga cabai dengan inflasi Sumut. Kenaikan harga cabai dengan inflasi sangat berpengaruh besar," kata Kepala Kantor Bank Indonesia Wilayah Sumut, Arief Budi Santoso, Selasa 12 September 2017.

Dia menyebutkan kebutuhan masyarakat Sumut yaitu 4.000 hingga 5.000 ton cabai per bulan. Produksi cabai di Sumut sudah mencukupi kebutuhan Sumut sendiri. Namun begitu tetap yang harus diatasi adalah ketersediaan cabai dan bawang.

"Info dari Dinas Pertanian Sumut bahwa 80 persen cabai asal Kabupaten Batubara, Simalungun dan Kabupaten Karo di bawa ke Riau. Jadi harus dibuat tata kajian distribusi cabai. Inflasi ini sebenarnya bagaimana langkah menjaga kestabilan harga cabai hingga Desember 2017 ini," ujarnya.

Selain itu, tambah dia, harus ada kerja sama antardaerah, dan pergudangan serta melibatkan pelaku usaha, juga dengan PD Pasar untuk tata kajian distribusi cabai ini.

"Oleh karena itu, tim TPID selalu meneliti dan fokus memantau cabai ini dan bawang merah, sebab bawang merah lebih banyak impor dari Jawa Tengah dan Brebes," pungkasnya.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG INFLASI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MAKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 19-11-2017