Dalam Tiga Tahun Utang Pemerintah Tambah Rp1.160 Triliun, untuk Apa?

Suci Sedya Utami - 06 April 2018 19:55 wib
Ilustrasi. (FOTO: MI/Atet)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Atet)

Jakarta: Utang pemerintah bertambah sekitar Rp1.160 triliun dalam tiga tahun terakhir yakni dari periode 2015-2017. Penambahan tersebut terjadi di masa pemerintahan Presiden-Wkil Presiden Jokowi-JK.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman mengatakan penambahan tersebut sebagian besar digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

"Dalam tiga tahun terakhir, realisasi Rp904,6 triliun," kata Luky di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat, 6 April 2018.

Selain masuk ke pagu anggaran pemerintah pusat dalam belanja modal dan belanja barang, dana infrastruktur juga masuk melalui transfer daerah terutama dana alokasi fisik yang dalam tiga tahun mencapai Rp315,9 triliun.

Luky mengatakan, utang tersebut tak hanya digunakan untuk infrastruktur, namun juga perlindungan sosial, pendidikan dan kesehatan. Alokasi dana perlindungan sosial dalam tiga tahun terakhir mencapai Rp299,6 triliun, kesehatan Rp249,8 triliun, dan pendidikan Rp1.167,1 triliun.

"Kita berutang dipakai untuk mendukung kegiatan produktif dan juga dipakai investasi, ada time leg, hasilnya bisa dirasakan kemudian enggak langsung muncul," jelas dia.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG UTANG LUAR NEGERI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MAKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-04-2018