Sektor Otomotif Berpotensi Membaik di Kuartal III-2016

Arif Wicaksono - 21 Agustus 2016 12:44 wib
Event Otomotif. MI/RAMDANI.
Event Otomotif. MI/RAMDANI.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sektor otomotif yang tadinya diperkirakan akan melandai pada tahun ini diperkirakan akan mulai mengalami pertumbuhan. Berbagai faktor yang mendorong adalah kondisi makro dalam negeri yang relatif stabil ketimbang dengan tahun lalu. 

Riset Daewoo Securities yang dipaparkan Analis Daewoo Securities Marini memaparkan bahwa sektor ini akan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kenaikan daya beli, penurunan Uang Muka (DP) untuk pembelian mobil secara kredit dan subsidi terhadap mobil Low Cost and Green Car (LCGC). 

"Kenaikan daya beli akan terjadi dengan tingkat inflasi yang rendah dan mata uang rupiah yang menguat. stabilnya nilai tukar rupiah berpengaruh terhadap harga otomotif yang sebagian masih diimpor," tutur laporan itu dikutip Minggu (21/8/2016). 

Inflasi sampai dengan semester I masih dibawah target dalam APBNP 2016 sebesar lima persen. Inflasi yang rendah sejalan dengan nilai tukar rupiah yang masih bergerak pada kisaran Rp13.000 per USD dan bahkan sempat menyentuh titik terendahnya pada level Rp13.090 per USD. 

Sedangkan aturan pemangkasan uang muka kredit dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum diberlakukan dan masih dilakukan pembahasan mengenai proses dan ketentuan yang mengatur didalamnya. Jika ini dilakukan akan semakin mendorong pembelian mobil. 

Subsidi dari LCGC juga ikut mendorong penjualan otomotif. Tampak beberapa Agen Tunggal pemegang Merek (ATPM) seperti Daihatsu dan Toyota sebagai market share masih menjual mobil baru dalam kategori ini kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau. 

Kebangkitan otomotif sudah dimulai pada Juli dengan penjualan mencapai 63.000 unit atau naik 12,5 persen dari tahun lalu di bulan yang sama. Atas dasar ini dia memprediksi bahwa ada kenaikan penjualan otomotif di kuartal III tahun ini. 

Namun, dia melihat bahwa diskon di event Gaikindo yang mencapai 7,5 persen secara rata-rata atau dibawah dari tahun lalu mencapai lima persen cukup memengaruhi penjualan. 

"Jika melihat animo masyarakat yang masih tinggi saya kira akan membaik di kuartal III tahun ini," jelas dia. 

Naik Tipis

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memprediksi bahwa kondisi ekonomi di Indonesia masih tak berubah banyak ketimbang tahun lalu. Gaikindo targetkan penjualan capai 1.050.000 unit atau naik sedikit dari penjualan 1.031.000 unit di 2016. 

Jika menilik data penjualan wholesale milik Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tercatat sudah 531.929 unit kendaraan berhasil terjual di Semester pertama tahun ini atau mencapai 53 persen dari prediksi total penjualan selama 2016. Bahkan jika menilik periode yang sama di 2015, capaian ini meningkat 1,2 persen dari 525.491 unit.



(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OTOMOTIF
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 26-09-2017