BI Catat Pertumbuhan Kredit 2017 Capai 8,1%

Desi Angriani - 12 Januari 2018 18:41 wib
Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan sepanjang 2017 hanya 8,1 persen. Angka tersebut sesuai dengan target BI yang berkisar antara 8-10 persen.

"Pertumbuhan kredit 2017 sebesar 8,1 persen," kata Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto di Kompleks BI Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018.

Sementara itu, jumlah pembiayaan mencapai 11 persen dengan mayoritas pembiayaan berasal dari pasar modal. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dari perbankan.

"Kira-kira hampir sekitar 11 persen karena pertumbuhan pasar modal kita di atas 35 persen," katanya.

Sementara Ketua Dewam Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan masih ada kesempatan pertumbuhan kredit mencapai double digit pada 2017. Jika merujuk pada Rencana Bisnis Bank (RBB), pertumbuhan kredit bisa mencapai 11,8 persen.

"Memang masih miss jika berdasarkan RBB yang sebesar 11,8 persen, tapi masih mendekati dua digit pertumbuhannya," imbuh dia.

Menurutnya pertumbuhan kredit 2017 didorong oleh kredit konsumsi (KK) dan kredit modal kerja (KMK). "Penyaluran kredit pun digenjot permintaan dari korporasi maupun individu,"  imbuh dia.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BANK INDONESIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-01-2018