DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.036.079.020 (15 AGUSTUS 2018)

BPS Catat Impor Bali Naik 59,99%

- 14 Juni 2018 12:04 wib
Gedung BPS (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)
Gedung BPS (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Denpasar: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat Bali mengimpor bahan baku untuk mendukung usaha ekonomi kreatif sebesar USD44,35 juta selama kuartal I-2018. Angka tersebut meningkat USD16,63 juta atau 59,99 persen dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya yang tercatat USD27,72 juta.

"Bahan baku berbagai jenis produk yang didatangkan dari luar negeri itu untuk mendukung proses usaha ekonomi kreatif yang produksinya kembali diekspor ke luar negeri yang mampu meningkatkan nilai tambah," kata Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho, seperti dikutip dari Antara, di Denpasar, Kamis, 14 Juni 2018.

Ia mengatakan khusus nilai impor Bali pada April 2018 mencapai sebesar USD14,19 juta atau meningkat sebanyak USD1,78 juta atau 14,36 persen dibandingkan dengan posisi Maret 2018 (m-to-m) yang tercatat sebesar USD12,41 juta.

Namun nilai impor pada April 2018 yang mencapai USD14,19 juta itu dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan mencapai USD5,31 juta atau 59,83 persen, karena April 2017 nilai impor hanya USD8,87 juta.

Adi Nugroho menambahkan komoditas utama yang didatangkan dari luar negeri itu antara lain produk minyak atsiri, kosmetik dan wangi-wangian sebesar 16,38 persen, menyusul produk perhiasan (permata) 16,15 persen.

Selain itu juga mengimpor produk lonceng, arloji dan bagiannya sebesar 14,76 persen, produk barang-barang dari kulit 10,62 persen serta produk mesin dan perlengkapan mekanik 6,30 persen.

"Aneka jenis komoditas impor itu didatangkan dari Hong Kong 46,10 persen, Tiongkok 10,06 persen, Amerika Serikat 8,53 persen, Singapura 6,58 persen, dan Jerman 4,91 persen," pungkasnya.

 


(ABD)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG IMPOR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 16-08-2018