DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Kemenperin akan Berikan Tiga Kali Potongan Pph ke Perusahaan Digital

Kautsar Widya Prabowo - 16 April 2018 14:56 wib
Ilustrasi. MI/ARYA MANGGALA.
Ilustrasi. MI/ARYA MANGGALA.

Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memberikan tiga kali potongan pajak pengurangan penghasilan (Pph) kepada perusahaan digital yang mendorong industri 4.0. Hal tersebut terkait terobosan insentif pajak terbaru, yakni super deduction tax.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Ngakan Timur Antara menjelaskan potongan Pph tersebut masuk dalam biaya pengeluaran perusahaan, di mana rencana tersebut masih dalam tahap perencanaan.

"Kalau perusahaan menggeluarkan Rp300 miliar atau Rp100 miliar untuk riset, beli mesin, mempekerjakan orang dalam, maka pemerintah akan memberikan potongan tiga kali potongan Pph," ujarnya di Gedung Serbaguna Kemenkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut untuk perusahaan yang melakukan Riset and Development (RnD) dengan dampak yang besar bagi ekonomi dalam negeri. Pemerintah yang akan menilai besarnya pengaruh dari perusahaan tersebut.

"RnD yang mendukung daya saing produk dan memberikan impact besar. Maka harus ada assesment dari kita, bukan serta merta pengakuan dari mereka," tambahnya.

Selain itu kebijakan tersebut nantinya belum direncanakan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) seperti tax allowance atau Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang diberikan untuk tax holiday. "Masih digodok bentuknya PP baru atau PMK," tuturnya

Selain itu pihaknya memperkirakan pada akhir 2018 kebijakan tersebut telah siap. "Akhir tahun ini sangat memungkinkan," pungkasnya.


(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG REVOLUSI MENTAL
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018