Menteri Rudiantara Optimistis 5 Perusahaan Startup Berkategori Unicorn

Dian Ihsan Siregar - 12 September 2017 16:47 wib
Menkominfo Rudiantara (Antara Adwit B Pramono).
Menkominfo Rudiantara (Antara Adwit B Pramono).

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengaku masih optimistis bisa meraih tiga perusahaan rintisan (startup) lagi yang masuk dalam jajaran unicorn atau memiliki nilai valuasi lebih dari USD1 miliar hingga 2019. Setelah sebelumnya ada dua perusahaan startup, yakni Tokopedia dan PT Go-Jek Indonesia yang sudah masuk dalam jajaran unicorn.

"Jadi ada lima perusahaan yang masuk unicorn hingga 2019. Itu yang ditargetkan sejak 2015 hingga 2019. Sudah ada Tokopedia dan Gojek. Kami optimistis bisa meraih itu," ungkap Rudiantara, ‎ditemui di Ayana MidPlaza Hotel, Sudirman, Jakarta, Selasa 12 September 2017.

Salah satu langkah pemerintah untuk merealisasikan target lima perusahaan startup yang masuk dalam jajaran unicorn hingga 2019, Rudiantara menyatakan, dengan menggandeng 50 investor yang didatangkan dari Jepang lewat Japan Enternal Trade Organization (Jetro).

"Kita lebih serius ingin menjaring investor e-commerce dari Asia. Makanya kita gandeng Jetro, ada kurang 50 orang yang nantinya berhadapan dengan startup di Indonesia. Kemudian dikurasi, dipilih, dan dibuat profilenya semakin menjual. Jadi cara deal potensial kita dengan investor lebih rapi lagi," ungkap Rudiantara.

Dengan menggandeng Jetro, bilang Rudiantara, merupakan langkah awal untuk menjadi besar. Dengan begitu, perusahaan startup di Indonesia bisa menjadi lebih besar, seperti Go-Jek dan Tokopedia.

"Siang ini akan ada one on one meeting, startup dari Indonesia sekitar 45 orang, itu akan berbicara dengan investor 50 orang dari Jetro. Itu ada ruangan mainnya kayak seperti catur, nanti akan bertanya soal aplikasi apa dan butuh dana berapa. Ini adalah langkah awal yang nantinya akan jadi besar. Dan juga baru mau mulai startup, semuanya kerjasama 'menjual' dengan cara ini," tutur Rudiantara.

Setelah mendapatkan ilmu dari Jetro, sambung dia, Indonesia juga akan mendatangi negara-negara yang sangat potensial untuk mendatangi investor ke negeri Garuda. Makin banyak investor ke Indonesia, maka tingkat investasi semakin besar, dan akhirnya ekonomi Indonesia semakin meningkat. ‎

‎"Kita proaktif datang ke rumahnya, negaranya untuk mencari investor. Semakin banyak investasi ke sini, makin baik pula ekonomi negara kita. Itu yang akan kami lakukan,‎" tukas Rudiantara.



(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG E-COMMERCE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017