Sebanyak 231 Ribu Ton Beras Impor Belum Tiba di Indonesia

Suci Sedya Utami - 20 Maret 2018 11:25 wib
Ilustrasi. (Foto: Antara/Rudi Mulya).
Ilustrasi. (Foto: Antara/Rudi Mulya).

Jakarta: Pengadaan cadangan beras Bulog yang berasal dari impor dengan kuota 500 ribu ton belumlah masuk seluruhnya.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan dari kuota tersebut, beras impor yang baru masuk yakni sebanya 261 ribu ton. Artinya masih ada 239 ribu ton yang belum masuk ke Tanah Air.

Darmin menjabarkan dari jumlah tersebut 219 ribu ton akan didatangkan dari Thailand dan Vietam, sementara 20 ribu ton berasal dari India dan Pakistan.

"Masih ada yang akan masuk supaya genap 500 ribu ton," kata Darmin di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin malam, 19 Maret 2018.

Dirinya mengatakan untuk beras dari Thailand dan Vietnam bakal didatangkan pada Maret ini. Sementara dari India dan Pakistan kemungkinan akan menyusul di Mei.

"Thailand dan Vietnam itu sanggup, tapi India dan Pakistan itu tetap enggak sanggup. Kayaknya dia sanggupnya Mei," tutur Darmin.

Adapun menurut surat perizinan impor yang dikeluarkan Kemendag, 20 ribu ton sampai 31 Maret, dan sisanya 219 ribu ton sampai Juni.

Sebelumnya, Darmin mengatakan impor beras tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga pertengahan Februari. Sebab, untuk mendatangkan 500 ribu ton beras diperlukan 20 kapal untuk mengangkut. Namun, kata Darmin, apabila hingga masa tersebut harga beras di pasaran belum turun, maka beras akan terus didatangkan hingga akhir Februari.

 


(AHL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG IMPOR BERAS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-04-2018