Pos Indonesia Bidik Pertumbuhan Bisnis 45% Tahun Ini

Eko Nordiansyah - 13 Februari 2018 19:35 wib
PT Pos Indonesia. ANT/Anis Efizudn.
PT Pos Indonesia. ANT/Anis Efizudn.

Jakarta: PT Pos Indonesia (Persero) membidik pertumbuhan bisnis untuk tahun ini dapat tumbuh hingga 45 persen dibandingkan tahun lalu. Untuk mencapai target tersebut, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu akan mempeluas layanan, salah satunya membidik jasa layanan e-commerce.

"Menggaet mitra memperluas layanan ini menjadi upaya untuk bisa mencapai pertumbuhan bisnis Pos Indonesia 45 persen tahun ini," kata Direktur Informasi dan Teknologi Pos Indonesia, Charles Sitorus ditemui di Gedung Pos Regoinal IV, Jalan Gedung Kesenian, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018.


Saat ini, Pos Indonesia mempunyai jaringan lebih dari 4.800 Kantor Pos di Indonesia dan lebih dari 4.500 di antaranya telah online. Adapun jumlah titik layanannya (point of sale) mencapai 24.410 titik dalam bentuk kantor pos sendiri, 50.421 Agenpos Pospay dan 5.523 Agenpos Kurir, dan lainnya. 

Jadi 4.500 kantor pos yang dimiliki tidak akan cukup untuk melayani jasa e-commerce di Indonesia. Bahkan kerjasama dengan PT Kioson Komersial Indonesia Tbk untuk layanan jasa kurir yang telah memiliki 30.000 agen kios, dinilai belum tentu mampu menjangkau seluruh pertumbuhan e-commerce.

"Saat ini dari data yang ada pengiriman paket di Indonesia itu hanya satu per kapita per tahun sedangkan Tiongkok sudah 19 paket per kapita. Bayangkan lima paket per kapita itu ada 1,4 miliar paket jadi itu membutuhkan outlet dimana pun. Kami berupaya memperkuat Pos Indonesia di e-commerce," jelas dia. 

Meski begitu, kerja sama dengan Kioson sebagai perusahaan online to offline (O2O), akan menguntungkan baik konsumen dan pedagang e-commerce. Pasalnya masyarakat mendapat kemudahan mengakses barang kebutuhan, sedangkan agen bisa mendapat pendapatan tambahan dengan layanan yang ada.

"Nantinya, para mitra Kioson akan menjadi bagian dari sistem Iogistik Pos Indonesia terutama bagi peIanggan e-commerce. HaI ini akan membuat peIanggan e-commerce dari kota lapis kedua menjadi Iebih mudah daIam membeli barang," pungkasnya.


(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG POS INDONESIA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 23-02-2018