Bulog Riau Stabilisasi Pangan di Sejumlah Pasar

- 15 April 2018 14:30 wib
Beras. MI/BENNY BASTIANDY.
Beras. MI/BENNY BASTIANDY.

Pekanbaru: Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau dan Kepulauan Riau melakukan gerakan stabilisasi harga pangan ke sejumlah pasar dan Rumah Pangan Kita (RPK) terutama untuk menekan gejolak menjelang Ramadhan sampai Idulfitri 1439 Hijriah.

"Sesuai penugasan pemerintah Bulog melakukan gerakan stabilisasi harga buat beras, gula, minyak goreng, daging beku dan terigu, " kata Bidang Penjualan Komersil Bulog Divre Riau Kepri, Hendra Gunafi dikutip dari Antara, Minggu, 15 April 2018.

Hendra Gunafi menjelaskan gerakan stabilisasi harga ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok di pasar setempat dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah di tengah gejolak momen-momen hari besar keagamaan.

Caranya Bulog mendistribusikan komoditas yang ditugasi ke pasar-pasar tradisional serta melalui Rumah Pangan Kita, sehingga mudah didapat oleh masyarakat. "Untuk Riau-Kepri kini terdapat 1.028 RPK dan sekitar 300 ada di Pekanbaru, " tuturnya.

Dia menerangkan pemerintah melalui Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita belum lama ini juga sudah menetapkan bahwa sejak 13 April 2018, seluruh pedagang beras di pasar tradisional wajib menjual beras kualitas medium dengan harga di bawah HET atau Rp9.450 per kg.

"Maka sejalan dengan program pemerintah itu Bulog sudah mendistribusikan beras kualitas medium ke pasar sejak Januari lalu, ditambah lagi dengan berbagai komoditas yang akan disalurkan lewat distributor, rumah pangan kita atau RPK maupun operasi pasar murah," jelasnya.

Dikatakan Hendra kini Bulog menyediakan aneka jenis beras dengan harga murah jauh dari pasar, di antaranya beras merek kita dengan kualitas medium pra Rp9.450 per kilogram (kg), ada juga premium pra merek beras kita Rp10.250 dan Rp10.750 per kg. Sementara gula pasir kita kini dijual Rp11.500 per kg, minyak goreng Rp12.500 per kg, daging kerbau beku Rp80 ribu per kg.

Sejauh ini komoditas tersebut stoknya mencukupi di Bulog dan setiap saat bisa didapat melalui kantor Jalan Cut Nyakdien Pekanbaru, dan 1.028 RPK se-Riau. Terutama dalam menghadapi momentum Ramadhan dan Idul Fitri, pihaknya menjamin stok bahan pangan aman, selain beras, stok beberapa bahan pokok lainnya seperti gula pasir, daging, tepung terigu dan minyak juga masih mencukupi.

"Bulog sudah menyiapkan stok dalam jumlah yang cukup, maka masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi Ramadhan dan Idulfitri," pungkasnya.

Sementara itu Ana (40) warga Jalan Durian Pekanbaru, mengaku sejak ada pasar Bulog yang digelar di Kantor Jalan Cut Nyakdien Pekanbaru, ia menjadi belanja bulanan beras dan kebutuhan gula dan minyak goreng di sana. Harganya lebih murah ketimbang pasar tradisional.

"Misalkan beras kini Topi Koki sudah Rp12.500 per kg, di Bulog ada jenis yang sama harganya cuma Rp11 ribu per kg, gula juga di pasar sudah naik Rp12 ribu sementara di tempat itu Rp11.500 per kg, daging juga diecer pedagang pasar Rp120 ribu per kg, Bulog jual daging beku kerbau Rp80 ribu per kg," ujarnya panjang lebar.

Ia berharap kebutuhan pokok lainya juga dijual Bulog karena sering naik jelang Ramadhan dan Idul Fitri. "Maunya cabai keriting, bawang merah dan putih juga dijual lagi sama Bulog karena harganya kini naik terus," pungkasnya.


(SAW)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BULOG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA MIKRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-04-2018